26.4 C
Manado
Sabtu, 2 Juli 2022

Bantuan Subsidi Upah Mulai Dicairkan, Cek Nama Anda Disini

MANADOPOST.ID— Proses pencairan dana bantuan subsidi upah (BSU) mulai dilakukan. Mendukung hal ini, BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) menyediakan sejumlah kanal untuk pengecekan kepesertaan dalam program bantuan sosial tersebut.

Direktur Pelayanan BPJAMSOSTEK Roswita Nilakurnia mengungkapkan, kanal-kanal ini disediakan untuk mempermudah peserta yang ingin mengetahui apakah dirinya berhak atas dana BSU. Seperti diketahui, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi pekerja untuk bisa menerima bansos sebesar Rp 500 ribu per bulan selama dua bulan ini.

Diantaranya, pekerja merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), memiliki gaji di bawah Rp3,5 juta, berada di wilayah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3 dan 4, serta bukan merupakan penerima bansos lainnya dari pemerintah. Seperti Kartu Prakerja, Program Keluarga Harapan, dan Bantuan Produktif Usaha Mikro.

”BPJAMSOSTEK menyediakan kanal-kanal informasi bagi peserta untuk dapat mengakses informasi terkait eligibilitas mereka dalam memperoleh BSU,” tuturnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Terdapat beberapa kanal yang disediakan oleh BPJAMSOSTEK terkait informasi BSU ini, yaitu melalui website resmi www.bpjsketenagakerjaan.go.id, jika aplikasi BPJSTKU bisa mengakses melalui situs sso.bpjsketenagakerjaan.go.id lalu pilih menu Bantuan Subsidi Upah, atau bisa juga melalui microsite bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id.

”Peserta juga bisa mengakses layanan Whatsapp di nomor 081380070175, atau melalui Layanan Masyarakat di nomor telepon 175,” paparnya.

Selain itu,  halaman media sosial resmi BPJS Ketenagakerjaan pada Facebook dan Twitter juga bisa dimanfaatkan melalui menu Direct Message (DM). Peserta dihimbau untuk tidak memberikan data diri pribadi dan posting pada halaman komentar. Sebab, akan dapat terlihat oleh publik secara langsung.

”Kanal terakhir yang disediakan oleh BPJAMSOSTEK adalah Kantor Cabang BPJAMSOSTEK terdekat,” tuturnya. Peserta cukup membawa serta identitas diri (KTP) dan Kartu Peserta BPJAMSOSTEK.

Namun, untuk tetap menjaga kepatuhan atas himbauan pemerintah terkait PPKM, para peserta dihimbau untuk mengutamakan kanal-kanal non fisik. Roswita berkomitmen seluruh peserta yang mengakses kanal layanan kami dengan sebaik-baiknya. Tak terkecuali kanal non fisik.

Seperti diketahui, pemerintah sudah mulai melakukan pencairan dana BSU. Di mana, pada pekan lalu, BPJamsostek telah menyerahkan data calon penerima Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Sebanyak 1 juta data pekerja dari target 8,7 juta peserta telah disampaikan. Dari jumlah tersebut, peserta sudah mulai menerima dana BSU yang ditransfer langsung melalui rekening pribadi masing-masing pekerja. (mia/jawapos)

MANADOPOST.ID— Proses pencairan dana bantuan subsidi upah (BSU) mulai dilakukan. Mendukung hal ini, BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) menyediakan sejumlah kanal untuk pengecekan kepesertaan dalam program bantuan sosial tersebut.

Direktur Pelayanan BPJAMSOSTEK Roswita Nilakurnia mengungkapkan, kanal-kanal ini disediakan untuk mempermudah peserta yang ingin mengetahui apakah dirinya berhak atas dana BSU. Seperti diketahui, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi pekerja untuk bisa menerima bansos sebesar Rp 500 ribu per bulan selama dua bulan ini.

Diantaranya, pekerja merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), memiliki gaji di bawah Rp3,5 juta, berada di wilayah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3 dan 4, serta bukan merupakan penerima bansos lainnya dari pemerintah. Seperti Kartu Prakerja, Program Keluarga Harapan, dan Bantuan Produktif Usaha Mikro.

”BPJAMSOSTEK menyediakan kanal-kanal informasi bagi peserta untuk dapat mengakses informasi terkait eligibilitas mereka dalam memperoleh BSU,” tuturnya.

Terdapat beberapa kanal yang disediakan oleh BPJAMSOSTEK terkait informasi BSU ini, yaitu melalui website resmi www.bpjsketenagakerjaan.go.id, jika aplikasi BPJSTKU bisa mengakses melalui situs sso.bpjsketenagakerjaan.go.id lalu pilih menu Bantuan Subsidi Upah, atau bisa juga melalui microsite bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id.

”Peserta juga bisa mengakses layanan Whatsapp di nomor 081380070175, atau melalui Layanan Masyarakat di nomor telepon 175,” paparnya.

Selain itu,  halaman media sosial resmi BPJS Ketenagakerjaan pada Facebook dan Twitter juga bisa dimanfaatkan melalui menu Direct Message (DM). Peserta dihimbau untuk tidak memberikan data diri pribadi dan posting pada halaman komentar. Sebab, akan dapat terlihat oleh publik secara langsung.

”Kanal terakhir yang disediakan oleh BPJAMSOSTEK adalah Kantor Cabang BPJAMSOSTEK terdekat,” tuturnya. Peserta cukup membawa serta identitas diri (KTP) dan Kartu Peserta BPJAMSOSTEK.

Namun, untuk tetap menjaga kepatuhan atas himbauan pemerintah terkait PPKM, para peserta dihimbau untuk mengutamakan kanal-kanal non fisik. Roswita berkomitmen seluruh peserta yang mengakses kanal layanan kami dengan sebaik-baiknya. Tak terkecuali kanal non fisik.

Seperti diketahui, pemerintah sudah mulai melakukan pencairan dana BSU. Di mana, pada pekan lalu, BPJamsostek telah menyerahkan data calon penerima Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Sebanyak 1 juta data pekerja dari target 8,7 juta peserta telah disampaikan. Dari jumlah tersebut, peserta sudah mulai menerima dana BSU yang ditransfer langsung melalui rekening pribadi masing-masing pekerja. (mia/jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/