23.4 C
Manado
Minggu, 14 Agustus 2022

Presiden Jokowi Serius Garap Ekonomi Hijau dan Biru, Ini Penjelasannya

MANADOPOST.ID – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pemerintah memandang serius terkait arah ekonomi hijau dan ekonomi biru yang berkelanjutan. Hal itu selaras dengan sistem ekosistem investasi dan kolaborasi dunia usaha dalam memperkuat perkembangan ekonomi berbasis inovasi dan teknologi.

“Perkembangan sektor pangan terus kita upayakan untuk membangun kemandirian pangan. Transformasi menuju energi baru dan terbarukan, serta akselerasi ekonomi berbasis teknologi hijau, akan menjadi perubahan penting dalam perekonomian kita,” ujarnya dalam pidato kenegaraan nota keuangan secara virtual, Senin (16/8).

Jokowi memaparkan, konsolidasi kekuatan riset nasional terus diupayakan, agar sejalan dengan agenda pembangunan nasional. Selain itu, sinergi dunia pendidikan dengan industri dan pengembangan kewirausahaan terus dipercepat melalui program merdeka belajar.

“Hal ini diharapkan mengakselerasi kualitas SDM nasional, dan sekaligus meningkatkan daya saing industri dan produk dalam negeri,” tuturnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Jokowi melanjutkan, perluasan akses pasar bagi produk-produk dalam negeri juga menjadi perhatian serius pemerintah. Salah satunya, program Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang terus digencarkan, sembari meningkatkan daya saing produk lokal dalam kompetisi global.

Disisi lain, pemerintah juga terus mendorong pengembangan ekosistem ekonomi digital untuk meningkatkan produktivitas masyarakat. Digitalisasi UMKM yang masuk ke aplikasi perdagangan elektronik dan lokapasar jumlahnya terus bertambah.

MANADOPOST.ID – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pemerintah memandang serius terkait arah ekonomi hijau dan ekonomi biru yang berkelanjutan. Hal itu selaras dengan sistem ekosistem investasi dan kolaborasi dunia usaha dalam memperkuat perkembangan ekonomi berbasis inovasi dan teknologi.

“Perkembangan sektor pangan terus kita upayakan untuk membangun kemandirian pangan. Transformasi menuju energi baru dan terbarukan, serta akselerasi ekonomi berbasis teknologi hijau, akan menjadi perubahan penting dalam perekonomian kita,” ujarnya dalam pidato kenegaraan nota keuangan secara virtual, Senin (16/8).

Jokowi memaparkan, konsolidasi kekuatan riset nasional terus diupayakan, agar sejalan dengan agenda pembangunan nasional. Selain itu, sinergi dunia pendidikan dengan industri dan pengembangan kewirausahaan terus dipercepat melalui program merdeka belajar.

“Hal ini diharapkan mengakselerasi kualitas SDM nasional, dan sekaligus meningkatkan daya saing industri dan produk dalam negeri,” tuturnya.

Jokowi melanjutkan, perluasan akses pasar bagi produk-produk dalam negeri juga menjadi perhatian serius pemerintah. Salah satunya, program Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang terus digencarkan, sembari meningkatkan daya saing produk lokal dalam kompetisi global.

Disisi lain, pemerintah juga terus mendorong pengembangan ekosistem ekonomi digital untuk meningkatkan produktivitas masyarakat. Digitalisasi UMKM yang masuk ke aplikasi perdagangan elektronik dan lokapasar jumlahnya terus bertambah.

Most Read

Artikel Terbaru

/