27.4 C
Manado
Kamis, 7 Juli 2022

Kabareskrim Sebut Presiden Tolak Pembuat Mural Jokowi 404: Not Found Diproses Hukum

MANADOPOST.ID–Mural bertuliskan Jokowi 404: Not Found sempat menggegerkan warga Batuceper, Tangerang, Banten. Mural tersebut menjadi sorotan karena memuat gambar Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Mural tersebut dibuat dengan kombinasi warna hitam, berlatar belakang merah. Tulisan 404: Not Found diletakan di bagian mata. Tak lama setelah viral, mural tersebut dihapus oleh Polres Kota Tangerang.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto mengatakan, Jokowi menolak seniman pembuat mural tersebut diproses secara hukum. Karena itu, Polri pun tak akan menggelar penyelidikan.

“Bapak Pesiden tidak berkenan bila kita responsif terhadap hal-hal seperti itu,” kata Agus saat dikonfirmasi, Kamis (19/8).

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Tidak dilakukannya penyelidikan juga sesuai dengan instruksi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, di mana jajaran Polri diminta berhati-hati dalam memproses sebuah tindak pidana.

“Kritis terhadap pemerintah saya rasa nggak ada persoalan. Namun, kalau fitnah, memecah belah persatuan dan kesatuan, intoleran ya pasti kita tangani,” imbuh Agus.

Polri menilai mural Jokowi 404 : Not Found bukan termasuk kategori yang membahayakan bagi kesatuan bangsa, karena kritikannya dilayangkan pada individu. Jika kasus ini ingin diproses hukum, harus Jokowi sendiri yang melaporkannya.

“Menyerang secara individu memang mensyaratkan korbannya yang harus melapor. Khusus dalam hal ini pun Bapak Presiden juga tidak berkenan Polri reaktif dan responsif terhadap masalah itu,” pungkas Agus.(Jawapos)

MANADOPOST.ID–Mural bertuliskan Jokowi 404: Not Found sempat menggegerkan warga Batuceper, Tangerang, Banten. Mural tersebut menjadi sorotan karena memuat gambar Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Mural tersebut dibuat dengan kombinasi warna hitam, berlatar belakang merah. Tulisan 404: Not Found diletakan di bagian mata. Tak lama setelah viral, mural tersebut dihapus oleh Polres Kota Tangerang.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto mengatakan, Jokowi menolak seniman pembuat mural tersebut diproses secara hukum. Karena itu, Polri pun tak akan menggelar penyelidikan.

“Bapak Pesiden tidak berkenan bila kita responsif terhadap hal-hal seperti itu,” kata Agus saat dikonfirmasi, Kamis (19/8).

Tidak dilakukannya penyelidikan juga sesuai dengan instruksi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, di mana jajaran Polri diminta berhati-hati dalam memproses sebuah tindak pidana.

“Kritis terhadap pemerintah saya rasa nggak ada persoalan. Namun, kalau fitnah, memecah belah persatuan dan kesatuan, intoleran ya pasti kita tangani,” imbuh Agus.

Polri menilai mural Jokowi 404 : Not Found bukan termasuk kategori yang membahayakan bagi kesatuan bangsa, karena kritikannya dilayangkan pada individu. Jika kasus ini ingin diproses hukum, harus Jokowi sendiri yang melaporkannya.

“Menyerang secara individu memang mensyaratkan korbannya yang harus melapor. Khusus dalam hal ini pun Bapak Presiden juga tidak berkenan Polri reaktif dan responsif terhadap masalah itu,” pungkas Agus.(Jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/