alexametrics
29.4 C
Manado
Jumat, 20 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

BAHAYA!! Pindah dari Jakarta, Politisi Demokrat Khawatir IKN Nusantara jadi Ibu Kota Hantu

MANADOPOST.ID–Ibu Kota Negara (IKN) akan berpindah dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Bahkan Presiden Joko Widodo sudah memutuskan Nusantara menjadi nama IKN. Undang-undangnya sudah disahkan DPR RI.

Politisi Partai Demokrat, Yan Harahap menanggapi pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Kalimantan.

Ia menyebut jika pemindahan itu tidak dapat dilakukan dengan buru-buru. Yan tak ingin pemindahan Ibu Kota yang diharapkan akan sesuai rencana justru malah mubazir.

“Timing pemindahan IKN harus tepat, cermat dan tidak terburu-buru. Jangan sampai perpindahan IKN ini “mubazir”,” ucap Yan dilansir dari fajar.co.id, Rabu (19/1/2022).

Jika terlalu cepat, kata tokoh asal Sumatera Utara itu, ditakutkan IKN baru itu akan sepi. Jika sepi Yan menyebut ditakutkan hanya akan jadi kota yang tak berpenghuni.

“Sepi, tak ada yang mau pindah kesana nantinya, sehingga yang tadinya mau jadi IKN malah menjadi ‘IKH’ (Ibu Kota Hantu). Perbaikan Rencana Induk harus dikaji secara lebih serius,” pungkasnya. (zak)

MANADOPOST.ID–Ibu Kota Negara (IKN) akan berpindah dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Bahkan Presiden Joko Widodo sudah memutuskan Nusantara menjadi nama IKN. Undang-undangnya sudah disahkan DPR RI.

Politisi Partai Demokrat, Yan Harahap menanggapi pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Kalimantan.

Ia menyebut jika pemindahan itu tidak dapat dilakukan dengan buru-buru. Yan tak ingin pemindahan Ibu Kota yang diharapkan akan sesuai rencana justru malah mubazir.

“Timing pemindahan IKN harus tepat, cermat dan tidak terburu-buru. Jangan sampai perpindahan IKN ini “mubazir”,” ucap Yan dilansir dari fajar.co.id, Rabu (19/1/2022).

Jika terlalu cepat, kata tokoh asal Sumatera Utara itu, ditakutkan IKN baru itu akan sepi. Jika sepi Yan menyebut ditakutkan hanya akan jadi kota yang tak berpenghuni.

“Sepi, tak ada yang mau pindah kesana nantinya, sehingga yang tadinya mau jadi IKN malah menjadi ‘IKH’ (Ibu Kota Hantu). Perbaikan Rencana Induk harus dikaji secara lebih serius,” pungkasnya. (zak)

Most Read

Artikel Terbaru

/