alexametrics
26.4 C
Manado
Senin, 23 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Penabrak Mapolres Marah Rizieq Cs Diciduk, Abu Janda: Jangan Salahkan Orang Takut Sama Bercadar

MANADOPOST.ID-Seorang muslimah bercadar mencoba menyerang polisi dengan menabrakkan diri ke kantor Polres Pematang Siantar Sumatera Utara, Senin (21/3/2022).

 

Wanita 28 tahun itu diketahui berinisial FAM warga Siantar Estate, Kabupaten Simalungun.

 

Sebelum menerobos masuk ke Polres dan menabrak ruang SPKT sampai kacanya pecah, FAM terlebih dulu hendak menabrak petugas Polantas yang melakukan pengaturan lalu lintas. Namun upayanya tersebut gagal.

 

Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Simanjuntak mengungkap pelaku memiliki pemahaman agama yang ekstrim sejak menikah dengan suami keduanya.

 

“Dari penampilan dan pemahaman sangat berbeda dari sebelumnya,” kata Panca Simanjuntak.

 

Dari pengakuan pelaku, ia sehari-hari mendengar ceramah dari media sosial. Lulusan Universitas UISU Kabupaten Simalungun itu juga meminta orangtuanya menonton ceramah serupa.

 

Selain itu, dari hasil interogasi yang didapat dari orang tua FAM, perilakunya juga berubah hingga cara berpenampilan.

 

Pegiat Media Sosial, Permadi Arya alias Abu Janda turut bersuara soal kejadian ini.

 

Dilansir dari laman Instagramnya @permadiaktivis2 disebutkan pelaku mengaku menyerang aparat karena benci polisi yang telah menangkap Rizieq Shihab dan kawan-kawan.

 

“Saat diinterogasi, pelaku akui menyerang aparat karena benci polisi (telah menangkap Rizieq dll). orang tua nya juga akui pelaku punya pemahaman agama yang ekstrim,” tulis Abu Janda, Selasa (22/3/2022).

 

Ia menambahkan, peristiwa ini semakin mempertegas bahwa munculnya phobia terhadap Islam akibat adanya aksi radikal semacam ini.

 

“Jangan salahkan orang jika takut sama yang bercadar, tidak ada asap kalo tidak ada api. Phobia ada ya akibat aksi radikal seperti ini,” tegasnya. (dra/fajar)

MANADOPOST.ID-Seorang muslimah bercadar mencoba menyerang polisi dengan menabrakkan diri ke kantor Polres Pematang Siantar Sumatera Utara, Senin (21/3/2022).

 

Wanita 28 tahun itu diketahui berinisial FAM warga Siantar Estate, Kabupaten Simalungun.

 

Sebelum menerobos masuk ke Polres dan menabrak ruang SPKT sampai kacanya pecah, FAM terlebih dulu hendak menabrak petugas Polantas yang melakukan pengaturan lalu lintas. Namun upayanya tersebut gagal.

 

Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Simanjuntak mengungkap pelaku memiliki pemahaman agama yang ekstrim sejak menikah dengan suami keduanya.

 

“Dari penampilan dan pemahaman sangat berbeda dari sebelumnya,” kata Panca Simanjuntak.

 

Dari pengakuan pelaku, ia sehari-hari mendengar ceramah dari media sosial. Lulusan Universitas UISU Kabupaten Simalungun itu juga meminta orangtuanya menonton ceramah serupa.

 

Selain itu, dari hasil interogasi yang didapat dari orang tua FAM, perilakunya juga berubah hingga cara berpenampilan.

 

Pegiat Media Sosial, Permadi Arya alias Abu Janda turut bersuara soal kejadian ini.

 

Dilansir dari laman Instagramnya @permadiaktivis2 disebutkan pelaku mengaku menyerang aparat karena benci polisi yang telah menangkap Rizieq Shihab dan kawan-kawan.

 

“Saat diinterogasi, pelaku akui menyerang aparat karena benci polisi (telah menangkap Rizieq dll). orang tua nya juga akui pelaku punya pemahaman agama yang ekstrim,” tulis Abu Janda, Selasa (22/3/2022).

 

Ia menambahkan, peristiwa ini semakin mempertegas bahwa munculnya phobia terhadap Islam akibat adanya aksi radikal semacam ini.

 

“Jangan salahkan orang jika takut sama yang bercadar, tidak ada asap kalo tidak ada api. Phobia ada ya akibat aksi radikal seperti ini,” tegasnya. (dra/fajar)

Most Read

Artikel Terbaru

/