24.4 C
Manado
Sabtu, 2 Juli 2022

Jelang Pertemuan Puncak di Bali, Mengapa Indonesia Tidak Melarang Rusia Hadiri G20?

Pertemuan para menteri keuangan G20 minggu ini memberikan beberapa indikasi tentang apa yang mungkin terjadi di depan ketika perwakilan dari AS, Inggris dan Kanada keluar dari sesi tertutup di Washington saat delegasi Rusia mulai berbicara.

Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani Indrawati, yang menjadi ketua rapat, mengatakan pemogokan itu tidak terlalu mengejutkan dan tak menghalangi diskusi.

China, yang tidak mengutuk invasi Rusia meskipun memiliki hubungan persahabatan dengan Ukraina dan sebagai ekonomi nomor 2 dunia adalah anggota terkemuka G20, tidak bergabung dengan boikot.

Pada hari Kamis (21/4), Presiden Tiongkok Xi Jinping, yang telah mengembangkan hubungan dekat dengan Putin, kembali mengutuk sanksi negara-negara maju terhadap Rusia.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Fokus G20, dan mengapa itu dibuat, adalah untuk membahas ekonomi dan bisnis. Jika Anda ingin membahas masalah perang dan keamanan nasional, maka Anda harus pergi ke PBB,” kata dosen hukum Samosir. (Al Jazeera/tkg)

Pertemuan para menteri keuangan G20 minggu ini memberikan beberapa indikasi tentang apa yang mungkin terjadi di depan ketika perwakilan dari AS, Inggris dan Kanada keluar dari sesi tertutup di Washington saat delegasi Rusia mulai berbicara.

Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani Indrawati, yang menjadi ketua rapat, mengatakan pemogokan itu tidak terlalu mengejutkan dan tak menghalangi diskusi.

China, yang tidak mengutuk invasi Rusia meskipun memiliki hubungan persahabatan dengan Ukraina dan sebagai ekonomi nomor 2 dunia adalah anggota terkemuka G20, tidak bergabung dengan boikot.

Pada hari Kamis (21/4), Presiden Tiongkok Xi Jinping, yang telah mengembangkan hubungan dekat dengan Putin, kembali mengutuk sanksi negara-negara maju terhadap Rusia.

“Fokus G20, dan mengapa itu dibuat, adalah untuk membahas ekonomi dan bisnis. Jika Anda ingin membahas masalah perang dan keamanan nasional, maka Anda harus pergi ke PBB,” kata dosen hukum Samosir. (Al Jazeera/tkg)

Most Read

Artikel Terbaru

/