alexametrics
32.4 C
Manado
Jumat, 24 September 2021
spot_img

Ahli Kesehatan: Tak Ada Bukti Ilmiah Jahe Efektif Perangi Covid-19

Akan tetapi memang penelitian menunjukkan bahwa jahe dapat membantu mencegahnya. Jahe juga dapat membantu memperbaiki gejala pilek.

Menurut satu ulasan, ada bukti bahwa jahe dapat mencegah masuk angin, mencegah atau meredakan sakit tenggorokan, mengurangi hidung tersumbat, mengurangi peradangan. Namun, para peneliti perlu mempelajari jahe lebih lanjut untuk mendukung bukti ini.

Jahe mengandung senyawa yang disebut gingerol dan shogaols. Sebuah studi laboratorium 2011 menemukan bahwa jahe menunjukkan efek antibakteri yang lebih tinggi daripada antibiotik terhadap Staphylococcus aureus dan Streptococcus pyogenes. S. pyogenes, atau bakteri penyebab faringitis streptokokus, radang tenggorokan.

Dalam studi tabung reaksi, jahe menampilkan sifat antivirus. Pada hewan, peneliti juga menemukan itu efektif melawan rasa sakit dan demam.

Jahe segar mungkin bermanfaat melawan virus pernapasan. Sebuah studi laboratorium 2013 menunjukkan bahwa jahe segar memiliki efek antivirus pada model infeksi pernapasan.

Namun, saat ini tidak ada bukti bahwa jahe dapat melindungi terhadap SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan Covid-19.(jawapos)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru