26.4 C
Manado
Sabtu, 13 Agustus 2022

TEGASKAN Kasus Brigadir J Harus Transparan, Presiden Jokowi: Kepercayaan Publik Harus Dijaga

MANADOPOST.ID–Untuk kali ketiga, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melontarkan statemen pada kasus penembakan Brigadir Yosua.

Dia meminta Polri benar-benar serius mengusut kasus itu. Jokowi juga menegaskan agar kasus yang terjadi di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo diusut secara tuntas dan transparan.

”Buka apa adanya. Jangan ada yang ditutup-tutupi, transparan,” tegas Jokowi saat menyampaikan keterangan di Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo.

Jokowi menegaskan, transparansi itu penting agar tidak ada keragu-raguan masyarakat terhadap Polri. ”Kepercayaan publik terhadap Polri harus dijaga,” imbuhnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Diketahui,baku tembak antara sesama anggota polisi terjadi di rumah dinas Perwira Tinggi (Pati) Polri di Duren Tiga, Jakarta Selatan. Peristiwa ini melibatkan Brigadir J dan Barada E. Keduanya dikabarkan adalah ajudan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo.

“Benar telah terjadi pada hari Jumat, 8 juli 2022, kurang lebih jam 17.00 atau jam 5 sore,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (11/7).

Peristiwa bermula saat Brigadir Nopryansah Josua memasuki area rumah dinas pejabat Polri. Dia kemudian ditegur oleh Barada E.

“Saat itu yang bersangkutan (Brigadir J) mengacungkan senjata, kemudian melakukan penembakan, dan Barada E tentu menghindar dan membalas tembakan terhadap Brigadir J,” imbuhnya.(Jawapos)

MANADOPOST.ID–Untuk kali ketiga, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melontarkan statemen pada kasus penembakan Brigadir Yosua.

Dia meminta Polri benar-benar serius mengusut kasus itu. Jokowi juga menegaskan agar kasus yang terjadi di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo diusut secara tuntas dan transparan.

”Buka apa adanya. Jangan ada yang ditutup-tutupi, transparan,” tegas Jokowi saat menyampaikan keterangan di Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo.

Jokowi menegaskan, transparansi itu penting agar tidak ada keragu-raguan masyarakat terhadap Polri. ”Kepercayaan publik terhadap Polri harus dijaga,” imbuhnya.

Diketahui,baku tembak antara sesama anggota polisi terjadi di rumah dinas Perwira Tinggi (Pati) Polri di Duren Tiga, Jakarta Selatan. Peristiwa ini melibatkan Brigadir J dan Barada E. Keduanya dikabarkan adalah ajudan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo.

“Benar telah terjadi pada hari Jumat, 8 juli 2022, kurang lebih jam 17.00 atau jam 5 sore,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (11/7).

Peristiwa bermula saat Brigadir Nopryansah Josua memasuki area rumah dinas pejabat Polri. Dia kemudian ditegur oleh Barada E.

“Saat itu yang bersangkutan (Brigadir J) mengacungkan senjata, kemudian melakukan penembakan, dan Barada E tentu menghindar dan membalas tembakan terhadap Brigadir J,” imbuhnya.(Jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/