24.4 C
Manado
Rabu, 6 Juli 2022

Khawatir Kasus Covid-19 Meningkat, Kemenkes Instruksikan Daerah Bersiap Hadapi Libur Panjang

JAKARTA- Libur panjang di akhir bulan ini dikhawatirkan akan meningkatkan kasus Covid-19. Sebab bisa jadi ada mobilitas masyarakat yang cukup besar pada saat itu.

Sekjen Kementerian Kesehatan Oscar Primadi menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas kesehatan di daerah. Menurut Oscar, fasilitas kesehatan harus diperhatikan. Sehingga menjaga agar tidak ada penumpukan pasien Covid-19 di rumah sakit. ”Mereka yang positif dengan gejala ringan akan diisolasi mandiri di hotel atau rumah-rumah,” tuturnya kemarin (21/10).

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) pun harus stanby. Mereka yang bertugas untuk melakukan tracing. Selain itu pemerintah juga telah memiliki digital tracing dengan aplikasi Peduli Lindungi yang dapat digunakan di handphone. ”Masyarakat bisa mengunduh aplikasi itu. Ini untuk melindungi orang-orang dekat kita,” ungkapnya.

Selain pulang kampung, aktivitas libur panjang yang sering dilakukan adalah piknik. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengimbau masyarakat yang hendak berlibur saat libur nasional dan cuti bersama untuk menerapkan protokol kesehatan secara disiplin. Tujuannya agar tidak terjadi kenaikan kasus Covid-19. ”Saya harapkan semua stakeholder dan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif serta masyarakat yang ingin berlibur dapat melaksanakan protokol kesehatan dengan penuh kedisiplinan,” ujarnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengingatkan jajarannya agar mengantisipasi peningkatan laju penularan pandemi pada masa libur tersebut. Dia tak ingin ada kenaikan kasus seperti pada libur panjang sebelumnya. Jokowi berharap agar ada perbaikan dalam penanganan Covid-19 sehingga tren penyebaran kasus semakin turun. (lyn/jpg)

JAKARTA- Libur panjang di akhir bulan ini dikhawatirkan akan meningkatkan kasus Covid-19. Sebab bisa jadi ada mobilitas masyarakat yang cukup besar pada saat itu.

Sekjen Kementerian Kesehatan Oscar Primadi menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas kesehatan di daerah. Menurut Oscar, fasilitas kesehatan harus diperhatikan. Sehingga menjaga agar tidak ada penumpukan pasien Covid-19 di rumah sakit. ”Mereka yang positif dengan gejala ringan akan diisolasi mandiri di hotel atau rumah-rumah,” tuturnya kemarin (21/10).

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) pun harus stanby. Mereka yang bertugas untuk melakukan tracing. Selain itu pemerintah juga telah memiliki digital tracing dengan aplikasi Peduli Lindungi yang dapat digunakan di handphone. ”Masyarakat bisa mengunduh aplikasi itu. Ini untuk melindungi orang-orang dekat kita,” ungkapnya.

Selain pulang kampung, aktivitas libur panjang yang sering dilakukan adalah piknik. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengimbau masyarakat yang hendak berlibur saat libur nasional dan cuti bersama untuk menerapkan protokol kesehatan secara disiplin. Tujuannya agar tidak terjadi kenaikan kasus Covid-19. ”Saya harapkan semua stakeholder dan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif serta masyarakat yang ingin berlibur dapat melaksanakan protokol kesehatan dengan penuh kedisiplinan,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengingatkan jajarannya agar mengantisipasi peningkatan laju penularan pandemi pada masa libur tersebut. Dia tak ingin ada kenaikan kasus seperti pada libur panjang sebelumnya. Jokowi berharap agar ada perbaikan dalam penanganan Covid-19 sehingga tren penyebaran kasus semakin turun. (lyn/jpg)

Most Read

Artikel Terbaru

/