24.4 C
Manado
Minggu, 26 Juni 2022

Banner Mobile (Anymind)

Terima Dana Parpol Rp 27 Miliar, Bendum PDIP: Tidak Boleh Dipakai Kampanye dan Beli Kaos Partai

- Advertisement -

MANADOPOST.ID–PDI Perjuangan sebelumnya telah menerima dana partai politik sebesar Rp 27 miliar dari Kementerian Dalam Negeri pada Selasa (21/6).

Bendahara Umum PDIP Olly Dondokambey memastikan, pihaknya akan menggunakan anggaran tersebut untuk pendidikan para kader moncong putih.

“Bantuan (dana) parpol dari Kemendagri sudah diambil sekian persen buat pendidikan dan pembiayaan administrasi, jadi tidak bisa keluar dari yang ditetapkan oleh Kemendagri,” kata Olly di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (22/6) malam.

Olly yang merupakan gubernur Sulawesi Utara menegaskan, meski telah menerima dana bantuan parpol, PDIP tidak akan menggunakan untuk kepentingan kampanye. Uang hibah tersebut akan digunakan untuk pendidikan kader PDIP.

- Advertisement -

“Jadi tidak boleh pakai kampanye bantuan parpolnya, tidak boleh beli baju kaos partai. Jadi buat pendidikan politik bagai masyarakat dan kader-kader,” ujar Olly.

Menurut Olly, dana bantuan parpol saat ini mengalami kenaikan jauh dari sebelumnya. “Oh naik jauh sekarang. 100 persen naik,” beber Olly.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Jenderal (Dirjen) Politik dan Pemerintahan Umum (Pol dam PUM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bahtiar menyampaikan, bantuan keuangan parpol merupakan hak parpol sesuai dengan Undang-Undang (UU) tentang Parpol.

“Dalam penggunaannya, bantuan tersebut diprioritaskan untuk pelaksanaan pendidikan politik bagi anggota parpol serta masyarakat sesuai dengan tugas dan fungsi parpol,” pungkas Bahtiar.(Jawapos)

MANADOPOST.ID–PDI Perjuangan sebelumnya telah menerima dana partai politik sebesar Rp 27 miliar dari Kementerian Dalam Negeri pada Selasa (21/6).

Bendahara Umum PDIP Olly Dondokambey memastikan, pihaknya akan menggunakan anggaran tersebut untuk pendidikan para kader moncong putih.

“Bantuan (dana) parpol dari Kemendagri sudah diambil sekian persen buat pendidikan dan pembiayaan administrasi, jadi tidak bisa keluar dari yang ditetapkan oleh Kemendagri,” kata Olly di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (22/6) malam.

Olly yang merupakan gubernur Sulawesi Utara menegaskan, meski telah menerima dana bantuan parpol, PDIP tidak akan menggunakan untuk kepentingan kampanye. Uang hibah tersebut akan digunakan untuk pendidikan kader PDIP.

“Jadi tidak boleh pakai kampanye bantuan parpolnya, tidak boleh beli baju kaos partai. Jadi buat pendidikan politik bagai masyarakat dan kader-kader,” ujar Olly.

Menurut Olly, dana bantuan parpol saat ini mengalami kenaikan jauh dari sebelumnya. “Oh naik jauh sekarang. 100 persen naik,” beber Olly.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Jenderal (Dirjen) Politik dan Pemerintahan Umum (Pol dam PUM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bahtiar menyampaikan, bantuan keuangan parpol merupakan hak parpol sesuai dengan Undang-Undang (UU) tentang Parpol.

“Dalam penggunaannya, bantuan tersebut diprioritaskan untuk pelaksanaan pendidikan politik bagi anggota parpol serta masyarakat sesuai dengan tugas dan fungsi parpol,” pungkas Bahtiar.(Jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/