32.4 C
Manado
Kamis, 30 Juni 2022

Banner Mobile (Anymind)

Tertangkap di Lampung, WN Jepang Pengemplang Bansos Covid-19 Dideportasi

- Advertisement -

MANADOPOST.ID– Setelah tertangkap di Lampung, warga negara Jepang Mitsuhiro Taniguchi akhirnya dipulangkan ke kampung halamannya. Sindikat pelaku dugaan pengemplang bantuan sosial (bansos) Covid-19 tersebut dipulangkan pagi kemarin (22/6) sekitar pukul 06.35 dari Bandara Soekarno Hatta, Jakarta menuju Narita, Jepang, menggunakan pesawat Japan Airlines JL720.

Koordinator Pendetensian dan Pendeportasian Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Douglas Simamora mengatakan pendeportasian itu bukan hanya karena otoritas Jepang mencabut paspor Mitsuhiro. Tapi juga karena pria 48 tahun itu diduga membahayakan keamanan dan ketertiban umum atau tidak menghormati dan menaati peraturan.

Karena itu, Mitsuhiro dikenai pasal 75 UU Nomor 6/2011 tentang Keimigrasian yang berlaku di Indonesia. ”Jadi yang bersangkutan (Mitsuhiro) dideportasi dikarenakan tidak memiliki izin tinggal, paspor kebangsaannya telah dicabut oleh pemerintah Jepang,” kata Douglas dalam keterangan tertulis yang diterima Jawa Pos.

Mitsuhiro diketahui masuk ke Indonesia pada 2020 lalu dengan visa tinggal terbatas (Vitas) untuk aktivitas penanaman modal. Izin tinggal terakhir yang dimiliki Mitsuhiro dikeluarkan Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Jakarta Selatan pada 19 April 2021 dan berlaku hingga 17 Juni 2023. Mitsuhiro kemudian ditangkap di Kalirejo, Lampung Tengah pada 7 Juni lalu.

- Advertisement -

Douglas menambahkan, Mitsuhiro langsung masuk ke dalam daftar penangkalan, dan secara otomatis tidak bisa masuk ke Indonesia selama kurun waktu tertentu.

Penangkapan hingga pemulangan Mitsuhiro itu berawal dari informasi perwakilan Kedutaan Besar (Kedubes) Jepang di Indonesia yang sedang mencari warganya. Pencarian itu seiring dugaan keterlibatan Mitsuhiro dalam kasus dugaan penipuan terkait bansos Covid-19 pemerintah Jepang. Terkait kasus itu, keluarga Mitsuhiro lebih dulu ditangkap oleh kepolisian Jepang. (tyo/jawapos)

MANADOPOST.ID– Setelah tertangkap di Lampung, warga negara Jepang Mitsuhiro Taniguchi akhirnya dipulangkan ke kampung halamannya. Sindikat pelaku dugaan pengemplang bantuan sosial (bansos) Covid-19 tersebut dipulangkan pagi kemarin (22/6) sekitar pukul 06.35 dari Bandara Soekarno Hatta, Jakarta menuju Narita, Jepang, menggunakan pesawat Japan Airlines JL720.

Koordinator Pendetensian dan Pendeportasian Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Douglas Simamora mengatakan pendeportasian itu bukan hanya karena otoritas Jepang mencabut paspor Mitsuhiro. Tapi juga karena pria 48 tahun itu diduga membahayakan keamanan dan ketertiban umum atau tidak menghormati dan menaati peraturan.

Karena itu, Mitsuhiro dikenai pasal 75 UU Nomor 6/2011 tentang Keimigrasian yang berlaku di Indonesia. ”Jadi yang bersangkutan (Mitsuhiro) dideportasi dikarenakan tidak memiliki izin tinggal, paspor kebangsaannya telah dicabut oleh pemerintah Jepang,” kata Douglas dalam keterangan tertulis yang diterima Jawa Pos.

Mitsuhiro diketahui masuk ke Indonesia pada 2020 lalu dengan visa tinggal terbatas (Vitas) untuk aktivitas penanaman modal. Izin tinggal terakhir yang dimiliki Mitsuhiro dikeluarkan Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Jakarta Selatan pada 19 April 2021 dan berlaku hingga 17 Juni 2023. Mitsuhiro kemudian ditangkap di Kalirejo, Lampung Tengah pada 7 Juni lalu.

Douglas menambahkan, Mitsuhiro langsung masuk ke dalam daftar penangkalan, dan secara otomatis tidak bisa masuk ke Indonesia selama kurun waktu tertentu.

Penangkapan hingga pemulangan Mitsuhiro itu berawal dari informasi perwakilan Kedutaan Besar (Kedubes) Jepang di Indonesia yang sedang mencari warganya. Pencarian itu seiring dugaan keterlibatan Mitsuhiro dalam kasus dugaan penipuan terkait bansos Covid-19 pemerintah Jepang. Terkait kasus itu, keluarga Mitsuhiro lebih dulu ditangkap oleh kepolisian Jepang. (tyo/jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/