alexametrics
28.4 C
Manado
Rabu, 8 Desember 2021
spot_img

Gerebek 5 Kantor Pinjol, Polisi Tetapkan 13 Orang Tersangka

MANADOPOST.ID – Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Metro Jaya sudah menggerebek lima kantor pinjaman online ilegal dan menetapkan 13 orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menyampaikan, dari lima kantor pinjol yang digerebek ada sebanyak 105 aplikasi pinjol ilegal yang ditemukan.

“Beberapa hari ini ada lima TKP diungkap Siber Polda Metro Jaya, pertama Ruko Kelapa Gading Bukit Indah, kedua Green Lake City, ketiga Karet Pasar Baru, Tanah Abang juga ada di Tanah Abang Jakpus dan kelima Tangerang Selatan,” kata Yusri, Jumat (22/10).

Yusri mengutarakan, pihaknya pun telah menangkap 13 pekerja dan sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Polisi juga menemukan lebih dari 100 aplikasi pinjol.

“Dari 13 orang, lima TKP ini ada 105 aplikasi ilegal pinjol,” papar Yusri.

Dia tak memungkiri, bisnis peminjaman online membuat resah masyarakat. Bayangkan, salah satu nasabah ada yang meminjam uang hanya Rp 2,5 juta namun, harus membayar tagihan sampai Rp 104 juta.

“Apa tak mencekik,” sesal Yusri.

Bahkan, debitur juga menerima ancaman berupa penyebaran gambar yang mengandung unsur pornografi seandainya tak membayar tagihan.

“Sehingga membuat para korban stres. Akibatnya, sakit dan bunuh diri,” cetus Yusri.

Oleh karena itu, secara tegas Polda Metro Jaya berkomitmen memberangus pinjaman online ilegal. Yusri mendorong agar masyarakat turut berpartisipasi dengan memberikan informasi ke pihak kepolisian.

spot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru