23.4 C
Manado
Saturday, 4 February 2023

Gerebek 5 Kantor Pinjol, Polisi Tetapkan 13 Orang Tersangka

MANADOPOST.ID – Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Metro Jaya sudah menggerebek lima kantor pinjaman online ilegal dan menetapkan 13 orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menyampaikan, dari lima kantor pinjol yang digerebek ada sebanyak 105 aplikasi pinjol ilegal yang ditemukan.

“Beberapa hari ini ada lima TKP diungkap Siber Polda Metro Jaya, pertama Ruko Kelapa Gading Bukit Indah, kedua Green Lake City, ketiga Karet Pasar Baru, Tanah Abang juga ada di Tanah Abang Jakpus dan kelima Tangerang Selatan,” kata Yusri, Jumat (22/10).

Yusri mengutarakan, pihaknya pun telah menangkap 13 pekerja dan sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Polisi juga menemukan lebih dari 100 aplikasi pinjol.

Baca Juga:  PASTI SULIT TIDUR! Pelaku Lain Pengeroyok Ade Armando Telah Diketahui Keberadaannya

“Dari 13 orang, lima TKP ini ada 105 aplikasi ilegal pinjol,” papar Yusri.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Dia tak memungkiri, bisnis peminjaman online membuat resah masyarakat. Bayangkan, salah satu nasabah ada yang meminjam uang hanya Rp 2,5 juta namun, harus membayar tagihan sampai Rp 104 juta.

“Apa tak mencekik,” sesal Yusri.

Bahkan, debitur juga menerima ancaman berupa penyebaran gambar yang mengandung unsur pornografi seandainya tak membayar tagihan.

“Sehingga membuat para korban stres. Akibatnya, sakit dan bunuh diri,” cetus Yusri.

Oleh karena itu, secara tegas Polda Metro Jaya berkomitmen memberangus pinjaman online ilegal. Yusri mendorong agar masyarakat turut berpartisipasi dengan memberikan informasi ke pihak kepolisian.

Baca Juga:  Presiden Jokowi: Kendaraan Listrik Solusi RI Tekan Impor BBM dan Selamatkan APBN

MANADOPOST.ID – Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Metro Jaya sudah menggerebek lima kantor pinjaman online ilegal dan menetapkan 13 orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menyampaikan, dari lima kantor pinjol yang digerebek ada sebanyak 105 aplikasi pinjol ilegal yang ditemukan.

“Beberapa hari ini ada lima TKP diungkap Siber Polda Metro Jaya, pertama Ruko Kelapa Gading Bukit Indah, kedua Green Lake City, ketiga Karet Pasar Baru, Tanah Abang juga ada di Tanah Abang Jakpus dan kelima Tangerang Selatan,” kata Yusri, Jumat (22/10).

Yusri mengutarakan, pihaknya pun telah menangkap 13 pekerja dan sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Polisi juga menemukan lebih dari 100 aplikasi pinjol.

Baca Juga:  Gegara Jatuh Tempo Pinjol Pemuda Ini Nekat Berbuat Kriminal, Rampok Mini Market

“Dari 13 orang, lima TKP ini ada 105 aplikasi ilegal pinjol,” papar Yusri.

Dia tak memungkiri, bisnis peminjaman online membuat resah masyarakat. Bayangkan, salah satu nasabah ada yang meminjam uang hanya Rp 2,5 juta namun, harus membayar tagihan sampai Rp 104 juta.

“Apa tak mencekik,” sesal Yusri.

Bahkan, debitur juga menerima ancaman berupa penyebaran gambar yang mengandung unsur pornografi seandainya tak membayar tagihan.

“Sehingga membuat para korban stres. Akibatnya, sakit dan bunuh diri,” cetus Yusri.

Oleh karena itu, secara tegas Polda Metro Jaya berkomitmen memberangus pinjaman online ilegal. Yusri mendorong agar masyarakat turut berpartisipasi dengan memberikan informasi ke pihak kepolisian.

Baca Juga:  Presiden Jokowi: Kendaraan Listrik Solusi RI Tekan Impor BBM dan Selamatkan APBN

Most Read

Artikel Terbaru