alexametrics
27.4 C
Manado
Kamis, 26 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Mabes TNI Siap Proses di Peradilan Militer Atau Umum, Kasus Wanita Ngaku Anak Jenderal di Bandara

MANADOPOST.ID–Kasus wanita yang mengaku anak Jenderal saat cekcok dengan ibu Politisi PDIP Arteria Dahlan berbuntut panjang.

Mabes TNI memastikan tidak akan tinggal diam. “TNI akan menelusuri dulu pihak-pihak yang ada di video ini,” ujar Kapuspen Mabes TNI, Mayjen TNI Prantara Santosa dalam keterangannya, Senin (22/11).

Mabes TNI juga akan bertindak tegas jika ternyata memang ada anggota TNI terlibat. Dipastikan, anggota TNI yang melakukan pelanggaran akan mendapat sanksi, termasuk proses hukum di Pengadilan Militer.

“Bila ada dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh anggota TNI, akan diproses di Peradilan Militer,” kata dia.

Namun jika yang terlibat insiden itu bukan anggota TNI, maka akan diserahkan kepada aparat hukum yang berwenang untuk memprosesnya.

“Namun bila pihak yang diduga melakukan tindak pidana bukan anggota TNI, akan diproses oleh aparat hukum peradilan umum,” ujar dia.

Sementara, Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS dalam keterangannya memastikan bahwa pihaknya sama sekali tidak terkait dengan insiden tersebut. “Itu murni perselisihan antara dua orang penumpang warga sipil,” tegasnya, Senin (22/11).

Terkait segala hal yang berkaitan dengan peristiwa tersebut, pihaknya menyerahkan kepada kepolisian.

Terlebih baik Arteria Dahlan maupun wanita anak jenderal itu juga sama-sama membuat laporan polisi.

“Jadi kita tunggu saja bagaimana penyelesaiannya karena permasalahan ini sudah ditangani oleh Polresta Bandara Soekarno Hatta,” sambungnya.

Kendati demikian, pihaknya berharap agar permasalahan tersebut bisa diakhiri dengan damai. “Diharapkan kedua belah pihak dapat menyelesaikan dengan berdamai,” tandas Herwin.(Pojoksatu)

MANADOPOST.ID–Kasus wanita yang mengaku anak Jenderal saat cekcok dengan ibu Politisi PDIP Arteria Dahlan berbuntut panjang.

Mabes TNI memastikan tidak akan tinggal diam. “TNI akan menelusuri dulu pihak-pihak yang ada di video ini,” ujar Kapuspen Mabes TNI, Mayjen TNI Prantara Santosa dalam keterangannya, Senin (22/11).

Mabes TNI juga akan bertindak tegas jika ternyata memang ada anggota TNI terlibat. Dipastikan, anggota TNI yang melakukan pelanggaran akan mendapat sanksi, termasuk proses hukum di Pengadilan Militer.

“Bila ada dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh anggota TNI, akan diproses di Peradilan Militer,” kata dia.

Namun jika yang terlibat insiden itu bukan anggota TNI, maka akan diserahkan kepada aparat hukum yang berwenang untuk memprosesnya.

“Namun bila pihak yang diduga melakukan tindak pidana bukan anggota TNI, akan diproses oleh aparat hukum peradilan umum,” ujar dia.

Sementara, Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS dalam keterangannya memastikan bahwa pihaknya sama sekali tidak terkait dengan insiden tersebut. “Itu murni perselisihan antara dua orang penumpang warga sipil,” tegasnya, Senin (22/11).

Terkait segala hal yang berkaitan dengan peristiwa tersebut, pihaknya menyerahkan kepada kepolisian.

Terlebih baik Arteria Dahlan maupun wanita anak jenderal itu juga sama-sama membuat laporan polisi.

“Jadi kita tunggu saja bagaimana penyelesaiannya karena permasalahan ini sudah ditangani oleh Polresta Bandara Soekarno Hatta,” sambungnya.

Kendati demikian, pihaknya berharap agar permasalahan tersebut bisa diakhiri dengan damai. “Diharapkan kedua belah pihak dapat menyelesaikan dengan berdamai,” tandas Herwin.(Pojoksatu)

Most Read

Artikel Terbaru

/