alexametrics
24.4 C
Manado
Jumat, 20 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

NGERIII! Lima Teroris yang Ditangkap Densus 88 Ternyata Terhubung dengan ISIS di Timur Tengah

MANADOPOST.ID–Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap lima orang terduga teroris yang tergabung dalam kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, kelima orang tersebut adalah bagian dari tim media sosial yang bertugas menyebarkan propaganda ISIS yang pesannya mengandung terorisme ke masyarakat.

“Tim medsos ini terhubung dengan bagian propaganda ISIS di Timur Tengah,” ujar Ramadhan kepada wartawan, Kamis (24/3).

Ramadhan menuturkan, tim medsos tersebut bertugas menerjemahkan propaganda ISIS yang berbahasa Arab ke bahasa Indonesia dan Inggris. Setelah itu, menurut Ramadhan kelima tersangka tersebut menyebarkannya ke berbagai platform media sosial.

“Aktif menerima bahan dan kemudian menerjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dan disebarkan di medsos di Indonesia,” katanya.

Adapun lima orang yang telah ditangkap Densus 88 Antiteror adalah, MR, HP, MI, RBS, dan DK. Mereka ditangkap sejak 9 hingga 15 Maret 2022 di beberapa lokasi yang berbeda, yakni, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Jakarta Barat, Lampung, dan Tangerang Selatan.

Dari lima orang yang ditangkap, tiga tersangka yakni RSB, MR, dan HP punya peran khusus.

RSB tercatat berencana melakukan kegiatan amaliyah di Gedung Parlemen DPR, MPR, DPD. Hal ini diketahui dari postingan Facebook atas nama Ana Ikhwan. Ia menulis ‘Terkadang kalo liat pasangan suami isteri, mesra-mesra romantis di tempat umum, kenapa ya rasaya pengen pergi aja ke Gedung DPR untuk amaliyah‘.

Selanjutnya, MR berperan sebagai editor video dan penerjemah channel Telegram Annajiyah Media Center dan pemilik akun Instagram @cincin_nabi yang memposting poster maupun video daulah, propaganda radikal melalui narasi dan poster, serta kepemilikan senjata diduga airsoft gun jenis AK47, Makarov dan M60.

Terakhir, HP merupakan editor video channel Telegram Annajiyah Media Center dan pemilik akun Instagram @info.akhirzaman yang memposting poster maupun video daulah. Ia juga merupakan editor video tentang wasiat teroris Poso Alie Kalora yang berjudul The Land of Poso.(Jawapos)

MANADOPOST.ID–Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap lima orang terduga teroris yang tergabung dalam kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, kelima orang tersebut adalah bagian dari tim media sosial yang bertugas menyebarkan propaganda ISIS yang pesannya mengandung terorisme ke masyarakat.

“Tim medsos ini terhubung dengan bagian propaganda ISIS di Timur Tengah,” ujar Ramadhan kepada wartawan, Kamis (24/3).

Ramadhan menuturkan, tim medsos tersebut bertugas menerjemahkan propaganda ISIS yang berbahasa Arab ke bahasa Indonesia dan Inggris. Setelah itu, menurut Ramadhan kelima tersangka tersebut menyebarkannya ke berbagai platform media sosial.

“Aktif menerima bahan dan kemudian menerjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dan disebarkan di medsos di Indonesia,” katanya.

Adapun lima orang yang telah ditangkap Densus 88 Antiteror adalah, MR, HP, MI, RBS, dan DK. Mereka ditangkap sejak 9 hingga 15 Maret 2022 di beberapa lokasi yang berbeda, yakni, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Jakarta Barat, Lampung, dan Tangerang Selatan.

Dari lima orang yang ditangkap, tiga tersangka yakni RSB, MR, dan HP punya peran khusus.

RSB tercatat berencana melakukan kegiatan amaliyah di Gedung Parlemen DPR, MPR, DPD. Hal ini diketahui dari postingan Facebook atas nama Ana Ikhwan. Ia menulis ‘Terkadang kalo liat pasangan suami isteri, mesra-mesra romantis di tempat umum, kenapa ya rasaya pengen pergi aja ke Gedung DPR untuk amaliyah‘.

Selanjutnya, MR berperan sebagai editor video dan penerjemah channel Telegram Annajiyah Media Center dan pemilik akun Instagram @cincin_nabi yang memposting poster maupun video daulah, propaganda radikal melalui narasi dan poster, serta kepemilikan senjata diduga airsoft gun jenis AK47, Makarov dan M60.

Terakhir, HP merupakan editor video channel Telegram Annajiyah Media Center dan pemilik akun Instagram @info.akhirzaman yang memposting poster maupun video daulah. Ia juga merupakan editor video tentang wasiat teroris Poso Alie Kalora yang berjudul The Land of Poso.(Jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/