alexametrics
32.4 C
Manado
Rabu, 27 Oktober 2021
spot_img

Tokoh Kontroversial Asal Manado Ini sebut Indonesia Masuk Daftar Negara Memalukan

MANADOPOST.ID – Rocky Gerung, tokoh kontroversial asal Manado ini kembali membuat pernyataan heboh.

Di salah satu video yang diunggah menggunakan kanal YouTube Rocky Gerung Official (21/5/2021), dia menjelaskan Indonesia masuk pada daftar Negara yang memalukan.

“Barusan Indonesia di daftarkan sebagai Negara yang memalukan karena menolak proposal resolusi PBB soal perlindungan hak asasi dan kehormatan respect pada kemanusiaan. Jadi saya malu karena apa yang mau dibanggakan kalau dunia saja mendaftarkan kita dalam list of same (daftar aib),” kata Rocky dalam video youtubenya.

Meski demikian hal ini juga sudah di bantah mentri luar negeri sendiri terkait respon Indonesia terhadap pelanggaran hak asasi manusia serta konflik yang terjadi di Palestina dan Israel.

“Mentri luar negeri cuma membantah soal prosedur, tapi sebetulnya kalo orang menolak prosedur dia musti mendukung substansi. Ini bukan soal prosedur tapi ini soal kemampuan Indonesia mengaktifkan perdamaian dunia itu perintah konstitusi,” jelas Roger, sapaannya.

Tidak hanya itu, Rocky juga sedikit menjelaskan soal peta geopolitik nasional, terkait posisi Indonesia yang di lihatnya dalam genggaman hegemoni kapitalisme global atau dalam bahasa lain di bawah kendali negara-negara kuasa.

“Poin kita di internasional presiden punya sikap atau tidak, orang lalu lihat jangan-jangan Indonesia lagi hitung proxy dengan China karena China menolak maka Indonesia ada di belakang China menolak prosedur resolusi itu. Sehingga orang menganggap China mendikte Indonesia, analisis internasional bacanya begitu,” tutur Gerung.

Roger juga menambahkan bahwa Indonesia juga telah gagal menjalani amanah konstitusi yaitu turut serta dalam upaya perdamaian dunia karena menolak resolusi tersebut.

“Jadi Indonesia gagal dalam upaya memperbaiki perdamaian dunia karena kesempatan di UN kemarin hilang meskipun UN dalam vote menang tapi Indonesia akan dicatat sebagai menghalangi penghormatan terhadap hak asasi manusia,” tegasnya. (ctr-08/chanly)

 

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru