31.4 C
Manado
Minggu, 14 Agustus 2022

Nadiem Ungkap Daerah-daerah yang Masih Larang Belajar Tatap Muka, Ada Sulut

MANADOPOST.ID–Pemerintah telah mengizinkan dilaksanakannya pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di PPKM level 1-3. Namun, belum semua sekolah yang melaksanakan PTM terbatas tersebut.

“Setiap daerah punya persentase yang melakukan PTM terbatas yang sangat berbeda, tentunya banyak korelasinya dengan pandemi di masing-masing daerah atau dengan kenyamanan pemerintah daerahnya,” tutur Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim dalam Rapat Kerja bersama Komisi X DPR RI dikutip, Rabu (25/8).

Ia pun menyampaikan bahwa terdapat 12 daerah yang masih dilarang terselenggaranya pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Padahal wilayah tersebut tidak berada di PPKM level 4.

“Ada beberapa daerah yang masih melarang PTM terbatas dilarang oleh Pemdanya, padahal sudah jelas mereka harus mulai melakukannya ya,” imbuhnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Berikut wilayah yang masih melarang adanya PTM terbatas, antara lain:

1. Pemprov Kepulauan Riau

2. Pemprov Jawa tengah

3. Pemprov Sulawesi Utara

4. Pemkot Serang

5. Pemprov Gorontalo

6. Pemkab Lampung Tengah

7. Pemkab Tanggamus

8. Pemkab Lampung Utara

9. Pemkab Waykanan

10. Pemkab Pesawaran

11. Pemkab Tulang Bawang

12. Pemkab Mesuji

“Ini adalah beberapa daerah yang secara eksplisit dilarang oleh Pemda-nya, jadi bapak ibu (Komisi X) tolong dukungannya untuk mensosialisasikan ini agar ini (PTM) segera dilakukan karena kalau tidak korbannya adalah anak-anaknya,” imbuhnya.

Pihaknya pun melakukan survei terkait dengan alasan belum dibukanya sekolah di wilayah tersebut. Kata dia, mayoritas jawabannya adalah sama, yakni karena pemda atau Satgas Covid-19 belum mengizinkan PTM terbatas.

“Jadi mohon ini kita kerjasama untuk menyelesaikan solusi ini, udah jelaslah bahwa orang tua udah udah mayoritas sudah tidak kuat lagi anaknya melaksanakan PJJ udah ingin sekolah, saya pun punya tiga anak di dalam rumah dan saya sangat tidak sabar untuk saya bisa sekolah lagi di PAUD, jadi saya merasakan juga,” pungkasnya.(Jawapos)

MANADOPOST.ID–Pemerintah telah mengizinkan dilaksanakannya pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di PPKM level 1-3. Namun, belum semua sekolah yang melaksanakan PTM terbatas tersebut.

“Setiap daerah punya persentase yang melakukan PTM terbatas yang sangat berbeda, tentunya banyak korelasinya dengan pandemi di masing-masing daerah atau dengan kenyamanan pemerintah daerahnya,” tutur Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim dalam Rapat Kerja bersama Komisi X DPR RI dikutip, Rabu (25/8).

Ia pun menyampaikan bahwa terdapat 12 daerah yang masih dilarang terselenggaranya pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Padahal wilayah tersebut tidak berada di PPKM level 4.

“Ada beberapa daerah yang masih melarang PTM terbatas dilarang oleh Pemdanya, padahal sudah jelas mereka harus mulai melakukannya ya,” imbuhnya.

Berikut wilayah yang masih melarang adanya PTM terbatas, antara lain:

1. Pemprov Kepulauan Riau

2. Pemprov Jawa tengah

3. Pemprov Sulawesi Utara

4. Pemkot Serang

5. Pemprov Gorontalo

6. Pemkab Lampung Tengah

7. Pemkab Tanggamus

8. Pemkab Lampung Utara

9. Pemkab Waykanan

10. Pemkab Pesawaran

11. Pemkab Tulang Bawang

12. Pemkab Mesuji

“Ini adalah beberapa daerah yang secara eksplisit dilarang oleh Pemda-nya, jadi bapak ibu (Komisi X) tolong dukungannya untuk mensosialisasikan ini agar ini (PTM) segera dilakukan karena kalau tidak korbannya adalah anak-anaknya,” imbuhnya.

Pihaknya pun melakukan survei terkait dengan alasan belum dibukanya sekolah di wilayah tersebut. Kata dia, mayoritas jawabannya adalah sama, yakni karena pemda atau Satgas Covid-19 belum mengizinkan PTM terbatas.

“Jadi mohon ini kita kerjasama untuk menyelesaikan solusi ini, udah jelaslah bahwa orang tua udah udah mayoritas sudah tidak kuat lagi anaknya melaksanakan PJJ udah ingin sekolah, saya pun punya tiga anak di dalam rumah dan saya sangat tidak sabar untuk saya bisa sekolah lagi di PAUD, jadi saya merasakan juga,” pungkasnya.(Jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/