24.4 C
Manado
Kamis, 7 Juli 2022

Presiden Rusia Putin Bela Nabi Muhammad, Menghina Sama dengan Langgar Kebebasan Beragama

MANADOPOST.ID-Presiden Rusia Vladimir Putin mnyebut penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAWadalah pelanggaran kebebasan beragama dan menyakiti perasaan umat Islam. Putin menegaskan jika menghina Rasulullah bahwa bukanlah bagian dari kebebasan berekspresi.

Pernyataan Putin ini disampaikan Kamis (23/12/2021) dan disiarkan Kantor Berita Rusia, TASS. Putin mengatakan, tindakan semacam itu hanya menimbulkan pembalasan dari kaum ekstremis. Dia lantas mengutip sebagai contoh serangan terhadap kantor redaksi majalah Charlie Hebdo di Paris pascapenerbitan kartun Nabi SAW.

Sambil memuji kebebasan artistik secara umum, Putin mengatakan, kebebasan itu ada batasnya dan tidak boleh melanggar kebebasan lain.

Rusia telah berkembang sebagai negara multietnik dan multipengakuan, sehingga orang-orang Rusia, katanya, terbiasa menghormati tradisi yang berbeda satu sama lain. “Di beberapa negara lain, rasa hormat ini tidak banyak tersedia,” kata Putin.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Dalam kesempatan itu, Putin juga mengkritik unggahan foto Nazi di sejumlah situs web, semisal yang dikelola oleh kelompok Immortal Regiment, yang didedikasikan untuk orang-orang Rusia yang tewas dalam Perang Dunia II.(inews)

MANADOPOST.ID-Presiden Rusia Vladimir Putin mnyebut penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAWadalah pelanggaran kebebasan beragama dan menyakiti perasaan umat Islam. Putin menegaskan jika menghina Rasulullah bahwa bukanlah bagian dari kebebasan berekspresi.

Pernyataan Putin ini disampaikan Kamis (23/12/2021) dan disiarkan Kantor Berita Rusia, TASS. Putin mengatakan, tindakan semacam itu hanya menimbulkan pembalasan dari kaum ekstremis. Dia lantas mengutip sebagai contoh serangan terhadap kantor redaksi majalah Charlie Hebdo di Paris pascapenerbitan kartun Nabi SAW.

Sambil memuji kebebasan artistik secara umum, Putin mengatakan, kebebasan itu ada batasnya dan tidak boleh melanggar kebebasan lain.

Rusia telah berkembang sebagai negara multietnik dan multipengakuan, sehingga orang-orang Rusia, katanya, terbiasa menghormati tradisi yang berbeda satu sama lain. “Di beberapa negara lain, rasa hormat ini tidak banyak tersedia,” kata Putin.

Dalam kesempatan itu, Putin juga mengkritik unggahan foto Nazi di sejumlah situs web, semisal yang dikelola oleh kelompok Immortal Regiment, yang didedikasikan untuk orang-orang Rusia yang tewas dalam Perang Dunia II.(inews)

Most Read

Artikel Terbaru

/