30.4 C
Manado
Selasa, 5 Juli 2022

Ucapkan Selamat Natal, Wapres Ma’ruf Amin: Sebarkan Cinta Kasih dan Pesan Perdamaian

MANADOPOST.ID– Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menyampaikan ucapan selamat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. ’’Terus jaga kerukunan, tingkatkan kepedulian, kita sebarkan cinta kasih dan pesan perdamaian,’’ pesan Ma’ruf. Dia mengatakan, nilai-nilai tersebut menyatukan semua sebagai saudara sebangsa.

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD juga mengajak masyarakat menjadikan perayaan Natal sebagai momentum untuk menguatkan kehidupan berbangsa dan bernegara. ’’Kita hidup di dalam kebersatuan, di dalam keberagaman, dan itu artinya perdamaian saling menolong, saling membantu,’’ ucapnya saat memantau kesiapan Natal di Gereja Katedral.

Di sisi lain, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak semua pihak untuk tetap waspada menghadapi wabah Covid-19 yang masih berlangsung. Apalagi, varian baru Omicron sedang berkembang di banyak negara, termasuk Indonesia. ’’Mau tidak mau, kita tetap harus melaksanakan protokol kesehatan secara kuat,’’ ujarnya. Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyebutkan, pihaknya mengerahkan 10.657 personel untuk membantu Polri mengamankan perayaan Natal.

Sementara itu, ajakan untuk mempererat persaudaraan digaungkan dalam perayaan Natal tahun ini. Terutama dalam menghadapi wabah Covid-19. Persaudaraan yang kuat dibutuhkan untuk bisa keluar dari masalah tersebut. ’’Dan pesan Natal tahun ini judulnya Cinta Kasih Kristus Menggerakkan Persaudaraan,’’ kata Kardinal Ignatius Suharyo di Gereja Katedral Jakarta, kemarin (24/12).

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Protokol kesehatan saat perayaan Natal juga diterapkan demi mencegah persebaran Covid-19. Di Gereja Katedral Jakarta, rangkaian perayaan Natal dilakukan secara luar jaringan (luring) dan dalam jaringan (daring). Untuk luring, jumlah jemaat dibatasi 50 persen. Selebihnya diminta mengikuti secara daring.

Suharyo melanjutkan, persaudaraan yang terjalin baik selama ini patut disyukuri. Terlebih dalam menghadapi wabah Covid-19 yang berjalan hampir dua tahun. ’’Dan kita boleh bangga karena Indonesia termasuk salah satu negara yang paling berhasil menghadapi wabah (Covid-19) ini,’’ tuturnya.

Suharyo berharap gerakan untuk merawat dan membangun persaudaraan tetap muncul. Bukan hanya di masa Natal, tapi juga di kesempatan lain. Di kalangan umat Katolik, lanjut dia, persaudaraan itu harus terwujud dalam semangat cinta tanah air. Juga merawat kepedulian yang merupakan watak bangsa.(jawapos)

MANADOPOST.ID– Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menyampaikan ucapan selamat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. ’’Terus jaga kerukunan, tingkatkan kepedulian, kita sebarkan cinta kasih dan pesan perdamaian,’’ pesan Ma’ruf. Dia mengatakan, nilai-nilai tersebut menyatukan semua sebagai saudara sebangsa.

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD juga mengajak masyarakat menjadikan perayaan Natal sebagai momentum untuk menguatkan kehidupan berbangsa dan bernegara. ’’Kita hidup di dalam kebersatuan, di dalam keberagaman, dan itu artinya perdamaian saling menolong, saling membantu,’’ ucapnya saat memantau kesiapan Natal di Gereja Katedral.

Di sisi lain, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak semua pihak untuk tetap waspada menghadapi wabah Covid-19 yang masih berlangsung. Apalagi, varian baru Omicron sedang berkembang di banyak negara, termasuk Indonesia. ’’Mau tidak mau, kita tetap harus melaksanakan protokol kesehatan secara kuat,’’ ujarnya. Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyebutkan, pihaknya mengerahkan 10.657 personel untuk membantu Polri mengamankan perayaan Natal.

Sementara itu, ajakan untuk mempererat persaudaraan digaungkan dalam perayaan Natal tahun ini. Terutama dalam menghadapi wabah Covid-19. Persaudaraan yang kuat dibutuhkan untuk bisa keluar dari masalah tersebut. ’’Dan pesan Natal tahun ini judulnya Cinta Kasih Kristus Menggerakkan Persaudaraan,’’ kata Kardinal Ignatius Suharyo di Gereja Katedral Jakarta, kemarin (24/12).

Protokol kesehatan saat perayaan Natal juga diterapkan demi mencegah persebaran Covid-19. Di Gereja Katedral Jakarta, rangkaian perayaan Natal dilakukan secara luar jaringan (luring) dan dalam jaringan (daring). Untuk luring, jumlah jemaat dibatasi 50 persen. Selebihnya diminta mengikuti secara daring.

Suharyo melanjutkan, persaudaraan yang terjalin baik selama ini patut disyukuri. Terlebih dalam menghadapi wabah Covid-19 yang berjalan hampir dua tahun. ’’Dan kita boleh bangga karena Indonesia termasuk salah satu negara yang paling berhasil menghadapi wabah (Covid-19) ini,’’ tuturnya.

Suharyo berharap gerakan untuk merawat dan membangun persaudaraan tetap muncul. Bukan hanya di masa Natal, tapi juga di kesempatan lain. Di kalangan umat Katolik, lanjut dia, persaudaraan itu harus terwujud dalam semangat cinta tanah air. Juga merawat kepedulian yang merupakan watak bangsa.(jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/