26.2 C
Manado
Rabu, 28 Oktober 2020

Belum Terima Bantuan Kuota, Lapor!

MANADOPOST.ID—Bantuan subsidi kuota internet 2020 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) resmi dikucurkan sejak Selasa (22/9). Kuota diberikan bertahap. Bila hingga batas waktu belum menerima, peserta didik dan pendidik dipersilahkan lapor.

Dalam acara peresmian bantuan kuota internet secara virtual, kemarin (25/9), Mendikbud Nadiem Nadiem menyampaikan, bantuan kuota internet ini dibagikan secara merata pada seluruh pendidik dan peserta didik yang telah terdaftar. Tidak hanya untuk sekolah negeri, tapi juga swasta di bawah Kemendikbud.

Kuota ini, kata dia, bakal disalurkan secara bertahap. Karenanya, para orang tua siswa tidak perlu khawatir jika anak-anak mereka belum mendapatkan bantuan kuota ini.  “Untuk bulan pertama, tahap pertama bantuan kuota diberikan pada 22-24 September 2020, disusul tahap kedua pada 28-30 September 2020,” ujarnya. Kuota ini berlaku 30 hari terhitung sejak diterima oleh nomor ponsel.

Untuk bulan kedua, bantuan kuota diberikan pada 22-24 Oktober 2020 untuk tahap I dan 28-30 Oktober 2020 untuk tahap II. Sama seperti bulan pertama, kuota berlaku selama 30 hari terhitung sejak diterima nomor ponsel.

Sedangkan untuk bulan ketiga dan keempat, tahap I diberikan pada 22-24 November. Sedangkan, tahap II pada 28-30 November 2020. Pada tahap ini masa berlaku sedikit lebih lama, yakni 75 hari sejak diterima nomor ponsel pendidik dan peserta didik.

Lebih lanjut dia menjelaskan, mekanisme pemberian bantuan kuota data internet diawali dengan pendataan dan verifikasi nomor ponsel. Kedua, Kemendikbud melakukan verifikasi dan validasi nomor ponsel oleh operator seluler. Ketiga, penerbitan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM). Dan terakhir, pemutakhiran nomor ponsel.

“Jika pendidik dan peserta didik belum menerima bantuan, segera melapor kepada pimpinan satuan pendidikan,” katanya. Pendidik dan peserta didik kemudian harus menyampaikan nomor ponsel aktif untuk kemudian didaftarkan ke dapodik maupun PD Dikti. Sehingga bisa segera diproses lebih lanjut.

“Seluruh pendidik dan peserta didik akan mendapatkan bantuan. Tapi kerana ini bertahap. Selain itu masa berlaku terhitung sejak bantuan kuota belajar diterima,” papar alumni Harvard University tersebut.

Mengenai pengawasan kebijakan ini, Nadiem mengaku, pihaknya telah bekerja sama dengan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). Meski begitu, masyarakat juga dapat melakukan pengawasan dan melaporkan temuan di lapangan bila terdeteksi adanya penyimpangan. Pelaporan bisa melalui Unit Layanan Terpadu (ULT) Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbud di laman http://ult.kemdikbud.go.id/.

Diakuinya, bantuan kuota untuk pelajar dalam skala masif baru pertama kali ini dilakukan oleh pemerintah. Kebijakan ini diambil guna membantu peserta didik dan pendidik yang selama ini kerap mengalami kesulitan soal kuota saat menjalankan pembelajaran jarak jauh (PJJ). ”Semoga saja beban pelajar dan masyarakat terkait kuota bisa sedikit teringankan,”ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Plate meminta agar operator seluler yang terlibat dalam kebijakan ini betul-betul memperhatikan infrastrukturnya. Sehingga quality service maksimal dan dapat digunakan dengan baik untuk proses PJJ. “Saya tahu itu potongan harganya sekitar dua pertiga (dari tarif dasar internet, red). Atas kerja sama para operator seluler, saya ucapkan terima kasih,” tuturnya.

Di lain sisi, dia mengatakan, bahwa pihaknya juga tengah melakukan perluasan jaringan internet. Selain melalui penambahan BTS, pihaknya kini mencoba menggunakan akses internet langsung ke satelit untuk wilayah-wilayah 3T.(jp/gnr)

-

Artikel Terbaru

SGR Kunjungi Pasar Tradisional dan Posko Pemenangan Likupang

Calon Bupati Minahasa Utara (Minut) Shintia G Rumumpe (SGR), Rabu (28/10) berbelanja kebutuhan rumah tangga di Pasar Tradisional Likupang.

Berbelanja di Pasar Sukur dan Kema, SGR Cek Kondisi Pedagang

Calon Bupati Minahasa Utara (Minut) Shintia G Rumumpe (SGR), Rabu (28/10) berbelanja dan menyapa pedagang di Pasar Sukur dan Kema, Rabu (28/10).

Bahaya! Sudah Enam Bulan, Bekas Longsor Belum Diperbaiki

MANADOPOST.ID—Bekas longsoran di salah satu badan jalan penghubung Kecamatan Tahuna Barat dan Kecamatan Kendahe terus membesar.

Pekan Depan, Sekolah Tatap Muka Kembali Aktif

MANADOPOST.ID--Proses belajar tatap muka di  Kota Kotamobagu mulai diperbolehkan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) daerah setempat, sebagaimana surat edaran bernomor 400/DISDIK-KK01424/2020.

50 Desa Kembali Aktifkan Gugus Tugas

MANADOPOST.ID--- Guna memaksimalkan pencegahan penularan covid-19 di setiap desa, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) membentuk Tim Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 di setiap Desa.