alexametrics
25.4 C
Manado
Sabtu, 28 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Habib Bahar mau Habisi Ulama Pengkhianat Rizieq, Nama Kapolri, Panglima, KASAD Disebut Politisi Ini

MANADOPOST.ID-Ruhut Sitompul menanggapi video ceramah Bahar bin Smith yang baru-baru ini bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Kelas II A Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat.

Lewat cuitannya di Twitter @ruhutsitompul, politisi PDI Perjuangan ini geram dengan tingkah Habib Bahar yang berteriak menyinggung habaib dipenjara. “Ini kadrun baru keluar penjara langsung nyinyir ngebacot,” celoteh Ruhut di Twitter.

Video ceramah Habib Bahar mendadak viral di media sosial. Tampak ia menggebu-gebu dengan suara lantang di hadapan ratusan jamaahnya.

Dalam teriakannya tersebut, pendakwah yang identik dengan rambut gondrong ini menyinggung soal tewasnya enam laskar Front Pembela Islam (FPI) di tangan aparat kepolisian. “Ketika enam laskar dibantai, ke mana kalian?,” serunya.

Pendiri Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin itu juga mengetuk hati pengikutnya saat para habaib dipenjara. “Ketika Habaib dipenjara, ke mana kalian hah! Ketika beliau dipenjara ke mana kalian, hah!,” lanjutnya berteriak.

Ruhut Sitompul kemudian menyentil Habib Bahar yang seharusnya malu menjadi mantan terpidana kasus penganiayaan terhadap santrinya. “Malu dong dipenjara karena menganiaya anak-anak yang nggak ngelawan eh sekarang sok jualan agama,” sindir Ruhut.

Eks politisi Demokrat itu menegaskan bahwa seruan Habib Bahar tak sedikit pun membuat rakyat terpengaruh apalagi takut. “Emang Rakyat Indonesia tercinta takut, Kami Rakyat ada 3 Jenderal Bintang 4 Sigit (kapolri), Dudung (KASAD), Andika (Panglima TNI). MERDEKA,” pungkasnya.

Viralnya video yang memperlihatkan aksi Habib Bahar bin Smith mengamuk juga ditanggapi oleh berbagai pihak. Salah satunya ialah Guru Besar IPB, Khairil Anwar Notodipuro.

Lewat sebuah cuitan di akun Twitternya, Khairil mengomentari video yang memperlihatkan Habib Bahar mengancam dan mengecam orang-orang yang ia sebut telah mengkhianati Habib Rizieq Shihab.

Khairil mengaku menunggu gebrakan dari KSAD Dudung Abdurachman untuk menindak pihak-pihak yang membuat keonaran. “Tunggu gebrakan KSAD tni_ad. Masih ingat kasus baliho yang diporak-porandakan oleh mantan Pangdam jaya yang sekarang menjadi KSAD?” tulis Khairil Anwar dalam cuitannya dikutip di Jakarta, Kamis (25/11/2021).

“Mari pak KASAD tertibkan yang bikin onar dan provokasi. Ayo ulangi kesuksesan bapak @tni_ad ketika menertibkan kacaunya baliho tempo hari,” lanjutnya.

Habib Bahar menyayangkan bungkamnya orang-orang yang semula mendukung HRS ketika enam laskar FPI ditembak. Ia juga menyesalkan tidak adanya upaya keras untuk membebaskan HRS dari penjara.

“Kalian semua yang undang Habib Rizieq, beliau di Mekkah, lagi enak tenang hidupnya, kalian yang undang beliau datang ke Tanah Air, kalian ketika beliau dipenjara, kalian diam, ke mana kalian? Hah? Di mana kalian ketika enam murid beliau, enam santri beliau, dibunuh, dibantai, ke mana kalian?” kata Habib Bahar dengan nada tinggi.

Masih dengan nada penuh emosi, Habib Bahar bin Smith menegaskan bahwa ia tak akan membiarkan orang-orang yang berkhianat pada HRS.

Kepada orang-orang yang zalim, saya bakal cari satu per satu. Bakal saya habisi kalian, siapapun kalian yang mengkhianati Habib Rizieq, bakal saya habisi dan bakal saya musnahkan,” ujarnya.

Secara terang-terangan Habib Bahar menyebut para kyai atau ustaz yang mengkhianati HRS akan berhadapan dengannya. “Siapapun, para habaib khususnya, ente nih para kyai, ustaz, yang mengkhianati Habib Rizieq, ente semua bakal berhadapan dengan ana, Bahar bin Smith. Kenapa? Saudara, kalau musuh di luar terang-terangan keliatan, yang bangsat itu pengkhianat,” lanjutnya.(gnr)

MANADOPOST.ID-Ruhut Sitompul menanggapi video ceramah Bahar bin Smith yang baru-baru ini bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Kelas II A Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat.

Lewat cuitannya di Twitter @ruhutsitompul, politisi PDI Perjuangan ini geram dengan tingkah Habib Bahar yang berteriak menyinggung habaib dipenjara. “Ini kadrun baru keluar penjara langsung nyinyir ngebacot,” celoteh Ruhut di Twitter.

Video ceramah Habib Bahar mendadak viral di media sosial. Tampak ia menggebu-gebu dengan suara lantang di hadapan ratusan jamaahnya.

Dalam teriakannya tersebut, pendakwah yang identik dengan rambut gondrong ini menyinggung soal tewasnya enam laskar Front Pembela Islam (FPI) di tangan aparat kepolisian. “Ketika enam laskar dibantai, ke mana kalian?,” serunya.

Pendiri Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin itu juga mengetuk hati pengikutnya saat para habaib dipenjara. “Ketika Habaib dipenjara, ke mana kalian hah! Ketika beliau dipenjara ke mana kalian, hah!,” lanjutnya berteriak.

Ruhut Sitompul kemudian menyentil Habib Bahar yang seharusnya malu menjadi mantan terpidana kasus penganiayaan terhadap santrinya. “Malu dong dipenjara karena menganiaya anak-anak yang nggak ngelawan eh sekarang sok jualan agama,” sindir Ruhut.

Eks politisi Demokrat itu menegaskan bahwa seruan Habib Bahar tak sedikit pun membuat rakyat terpengaruh apalagi takut. “Emang Rakyat Indonesia tercinta takut, Kami Rakyat ada 3 Jenderal Bintang 4 Sigit (kapolri), Dudung (KASAD), Andika (Panglima TNI). MERDEKA,” pungkasnya.

Viralnya video yang memperlihatkan aksi Habib Bahar bin Smith mengamuk juga ditanggapi oleh berbagai pihak. Salah satunya ialah Guru Besar IPB, Khairil Anwar Notodipuro.

Lewat sebuah cuitan di akun Twitternya, Khairil mengomentari video yang memperlihatkan Habib Bahar mengancam dan mengecam orang-orang yang ia sebut telah mengkhianati Habib Rizieq Shihab.

Khairil mengaku menunggu gebrakan dari KSAD Dudung Abdurachman untuk menindak pihak-pihak yang membuat keonaran. “Tunggu gebrakan KSAD tni_ad. Masih ingat kasus baliho yang diporak-porandakan oleh mantan Pangdam jaya yang sekarang menjadi KSAD?” tulis Khairil Anwar dalam cuitannya dikutip di Jakarta, Kamis (25/11/2021).

“Mari pak KASAD tertibkan yang bikin onar dan provokasi. Ayo ulangi kesuksesan bapak @tni_ad ketika menertibkan kacaunya baliho tempo hari,” lanjutnya.

Habib Bahar menyayangkan bungkamnya orang-orang yang semula mendukung HRS ketika enam laskar FPI ditembak. Ia juga menyesalkan tidak adanya upaya keras untuk membebaskan HRS dari penjara.

“Kalian semua yang undang Habib Rizieq, beliau di Mekkah, lagi enak tenang hidupnya, kalian yang undang beliau datang ke Tanah Air, kalian ketika beliau dipenjara, kalian diam, ke mana kalian? Hah? Di mana kalian ketika enam murid beliau, enam santri beliau, dibunuh, dibantai, ke mana kalian?” kata Habib Bahar dengan nada tinggi.

Masih dengan nada penuh emosi, Habib Bahar bin Smith menegaskan bahwa ia tak akan membiarkan orang-orang yang berkhianat pada HRS.

Kepada orang-orang yang zalim, saya bakal cari satu per satu. Bakal saya habisi kalian, siapapun kalian yang mengkhianati Habib Rizieq, bakal saya habisi dan bakal saya musnahkan,” ujarnya.

Secara terang-terangan Habib Bahar menyebut para kyai atau ustaz yang mengkhianati HRS akan berhadapan dengannya. “Siapapun, para habaib khususnya, ente nih para kyai, ustaz, yang mengkhianati Habib Rizieq, ente semua bakal berhadapan dengan ana, Bahar bin Smith. Kenapa? Saudara, kalau musuh di luar terang-terangan keliatan, yang bangsat itu pengkhianat,” lanjutnya.(gnr)

Most Read

Artikel Terbaru

/