29.9 C
Manado
Jumat, 7 Mei 2021
spot_img

10 Orang Terpapar Mutasi Covid India

MANADOPOST.ID-Indonesia telah terpapar Covid-19 dari India. Menteri Kesehatan Budi Sadikin memastikan sudah 10 orang yang terpapar mutasi virus itu.
Varian dan mutasi baru ini merupakan satu dari lima analisis kemungkinan melonjaknya kasus di India Untuk mutasi ini, ada dua kelompok besar di India. Pertama, India memang sudah melaporkan adanya jenis ‘Variant of Concern’ (VOC) yang sudah dikenal luas, yaitu B.1.1.7 yang pertama kali di deteksi di Inggris pada 20 September 2020 dan kini sudah ada di 130 negara di dunia termasuk Indonesia. Kedua adalah B.1.351 yang pertama kali dilaporkan di Afrika Selatan pada awal Agustus 2020 dan sekarang sudah ada di lebih dari 80 negara dan dilaporkan mungkin mempengaruhi efikasi vaksin, termasuk Astra Zeneca yang digunakan di Indonesia.

Kemudian P 1 atau B.1.1.28.1 yang awalnya dilaporkan di Brasil dan Jepang yang kemudian sudah menyebar ke sekitar 50 negara didunia. Ketiga jenis VOC ini tentu mungkin jadi salah satu penyebab kenaikan kasus di India.

“Jenis mutasi ke dua, yang kemudian banyak dibahas adalah mutan yang bermula dilaporkan dari India, yang bahkan disebut double mutant dan belakangan malah juga ada triple mutant,” jelas Direktur Sekolah Pasca Sarjana Universitas YARSI sekaligus Mantan Direktur WHO SEARO Prof Tjandra Yoga Aditama, Selasa (27/4) dilansir dari jawapos.com.

Perkembangan mutasi virus Covid-19 di India dan mungkin nanti juga di negara lain memang membuat kita harus terus waspada. “Bila ada pelawat dari luar negeri maka memang sebaiknya dilakukan pemeriksaan PCR ulangan setibanya di negara kita. Kalau hasilnya negatif maka tetap saja harus dikarantina sesuai masa inkubasinya, dan kalau positif maka tentu haris ditangani, diisolasi dan diperiksa whole genome sequencing-nya,” sarannya.

Terbaru, para pakar melaporkan mutasi lebih baru lagi, yakni B.1.618 yang disebut sebagai triple mutant. Triple mutant, kata Budi, mencakup tiga hal, yaitu delesi pada H146 dan Y145, serta dua mutasi yaitu D614G dan E484K. Kedua jenis mutasi ini dalam keadaan terpisah sudah pernah dilaporkan di Indonesia. Dan yang banyak dibahas pada awal April adalah ditemukannya mutasi E484K.(*)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru