alexametrics
27.4 C
Manado
Sabtu, 21 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Tak Ada Pihak TNI Terlibat Cekcok Arteria dan Anggiat, Panglima: Lapor Saya Jika Ada

MANADOPOST.ID–Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyebut bakal menindak anggotanya jika ada yang terlibat cekcok antara Anggiat Pasaribu dan anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan. Menurut Jenderal Andika, anggota TNI yang melanggar bisa saja diproses hukum.

“Oh pasti, karena memang harus. Kita harus patuh pada hukum, tindakan yang berlebih atau yang melanggar hukum dari anggota TNI pasti kita akan tindak tegas, bahkan mungkin proses hukum,” kata Andika di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Jumat (26/11/2021).

Menurut Jenderal Andika, pihaknya bertanggung jawab dan memiliki kewenangan terhadap anggota TNI.

Pihaknya melakukan penelusuran bahwa pihak-pihak yang terlibat dalam cekcok tersebut bukan anggota TNI. Karena itu, Andika menunggu laporan jika memang ada anggota TNI yang terlibat.

“Nah, sehingga kami menunggu, tetapi kami cukup proaktif dalam rangka menunggu siapa tahu ada laporan tentang keterlibatan anggota TNI,” jelasnya.

Namun sampai saat ini, proses sudah ke ranah hukum, dalam hal ini peradilan umum, meskipun belum final, pihaknya belum juga mendapatkan laporan adanya keterlibatan anggota TNI.

“Kami siap sebetulnya apabila memang ada keluhan atau laporan tentang keterlibatan anggota TNI,” jelasnya.

“Kebetulan sampai dengan saat ini kami masih menunggu karena memang masih belum ada yang dilaporkan,” terang Andika.

Sementara itu, Danpuspom TNI Laksamana Muda TNI Nazali Lempo memastikan tak ada intervensi dalam proses penyelidikan.

Nazali menuturkan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa merespons cepat permasalahan ini. Karena itu, dia terjun langsung ke Polres Bandara Soetta untuk melihat proses hukumnya.

“Kan Panglima TNI kan merespons permasalahan itu dengan cepat. Jadi kita lihat ke sana kan, lihat proses penyidikannya itu, inilah,” kata Nazali, Kamis (25/11/2021).

Jenderal bintang dua ini memastikan proses penanganan perkara berlangsung secara profesional. Dia mengatakan Panglima TNI ingin masalah tersebut segera ditangani oleh Puspom TNI. (ral/int/pojoksatu)

MANADOPOST.ID–Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyebut bakal menindak anggotanya jika ada yang terlibat cekcok antara Anggiat Pasaribu dan anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan. Menurut Jenderal Andika, anggota TNI yang melanggar bisa saja diproses hukum.

“Oh pasti, karena memang harus. Kita harus patuh pada hukum, tindakan yang berlebih atau yang melanggar hukum dari anggota TNI pasti kita akan tindak tegas, bahkan mungkin proses hukum,” kata Andika di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Jumat (26/11/2021).

Menurut Jenderal Andika, pihaknya bertanggung jawab dan memiliki kewenangan terhadap anggota TNI.

Pihaknya melakukan penelusuran bahwa pihak-pihak yang terlibat dalam cekcok tersebut bukan anggota TNI. Karena itu, Andika menunggu laporan jika memang ada anggota TNI yang terlibat.

“Nah, sehingga kami menunggu, tetapi kami cukup proaktif dalam rangka menunggu siapa tahu ada laporan tentang keterlibatan anggota TNI,” jelasnya.

Namun sampai saat ini, proses sudah ke ranah hukum, dalam hal ini peradilan umum, meskipun belum final, pihaknya belum juga mendapatkan laporan adanya keterlibatan anggota TNI.

“Kami siap sebetulnya apabila memang ada keluhan atau laporan tentang keterlibatan anggota TNI,” jelasnya.

“Kebetulan sampai dengan saat ini kami masih menunggu karena memang masih belum ada yang dilaporkan,” terang Andika.

Sementara itu, Danpuspom TNI Laksamana Muda TNI Nazali Lempo memastikan tak ada intervensi dalam proses penyelidikan.

Nazali menuturkan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa merespons cepat permasalahan ini. Karena itu, dia terjun langsung ke Polres Bandara Soetta untuk melihat proses hukumnya.

“Kan Panglima TNI kan merespons permasalahan itu dengan cepat. Jadi kita lihat ke sana kan, lihat proses penyidikannya itu, inilah,” kata Nazali, Kamis (25/11/2021).

Jenderal bintang dua ini memastikan proses penanganan perkara berlangsung secara profesional. Dia mengatakan Panglima TNI ingin masalah tersebut segera ditangani oleh Puspom TNI. (ral/int/pojoksatu)

Most Read

Artikel Terbaru

/