alexametrics
24.4 C
Manado
Minggu, 29 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

TEGAS! Polisi Akan Jemput Koordinator Aksi Demo Pemuda Pancasila Jika Mangkir Pemeriksaan

MANADOPOST.ID–Polda Metro Jaya akan terus mengusut kasus ricuhnya unjuk rasa ormas Pemuda Pancasila (PP) di depan Gedung DPR RI Senayan, Jakarta Pusat. Dalam waktu dekat, penyidik akan memanggil koordinator lapangan aksi.

“Kami akan panggil segera, sudah dijadwalkan penyidik apabila enggak hadir akan dilakukan penjemputan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan kepada wartawan, Sabtu (27/11).

Kendati demikian, Zulpan belum merinci waktu pemanggilan kepada koordinator lapangan aksi. Dia hanya memastikan tindakan tegas akan diberikan kepada setiap pelanggar pidana termasuk anggota ormas.

“Jadi siapapun Ormas tempatkan diri di atas hukum enggak dibenarkan dan akan kami tindak tegas,” jelasnya.

Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Hengki Haryadi mengaku geram lantaran Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali dikeroyok massa dari organisasi masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila (PP).

Kejadian itu berlangsung di saat massa PP melakukan unjuk rasa di halaman depan Gedung DPR, guna menuntut Wakil Ketua Komisi II DPR Junimart Girsang meminta maaf atas ucapannya yang meminta Kemendagri meminta menindak ormas nakal.

“Perwira kami, AKBP dikeroyok hingga luka-luka, Apa tujuan rekan rekan datang kemari ingin melawan kami mengeroyok kami. Justru kami yang mengamankan rekan rekan?,” ujar Hengki dari atas mobil komando di depan Gedung DPR, Jakarta, Kamis (25/11).

Karena adanya aksi pemukulan terhadap anggota Polri tersebut, Hengki pun membubarkan massa dari ormas PP. Karena hal ini dianggap telah menodai ujuk rasa yang diklaim berlangsung tertib.(Jawapos)

MANADOPOST.ID–Polda Metro Jaya akan terus mengusut kasus ricuhnya unjuk rasa ormas Pemuda Pancasila (PP) di depan Gedung DPR RI Senayan, Jakarta Pusat. Dalam waktu dekat, penyidik akan memanggil koordinator lapangan aksi.

“Kami akan panggil segera, sudah dijadwalkan penyidik apabila enggak hadir akan dilakukan penjemputan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan kepada wartawan, Sabtu (27/11).

Kendati demikian, Zulpan belum merinci waktu pemanggilan kepada koordinator lapangan aksi. Dia hanya memastikan tindakan tegas akan diberikan kepada setiap pelanggar pidana termasuk anggota ormas.

“Jadi siapapun Ormas tempatkan diri di atas hukum enggak dibenarkan dan akan kami tindak tegas,” jelasnya.

Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Hengki Haryadi mengaku geram lantaran Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali dikeroyok massa dari organisasi masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila (PP).

Kejadian itu berlangsung di saat massa PP melakukan unjuk rasa di halaman depan Gedung DPR, guna menuntut Wakil Ketua Komisi II DPR Junimart Girsang meminta maaf atas ucapannya yang meminta Kemendagri meminta menindak ormas nakal.

“Perwira kami, AKBP dikeroyok hingga luka-luka, Apa tujuan rekan rekan datang kemari ingin melawan kami mengeroyok kami. Justru kami yang mengamankan rekan rekan?,” ujar Hengki dari atas mobil komando di depan Gedung DPR, Jakarta, Kamis (25/11).

Karena adanya aksi pemukulan terhadap anggota Polri tersebut, Hengki pun membubarkan massa dari ormas PP. Karena hal ini dianggap telah menodai ujuk rasa yang diklaim berlangsung tertib.(Jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/