31.4 C
Manado
Minggu, 14 Agustus 2022

Holywings Masih Boleh Buka Lagi di Jakarta, Wagub DKI: Asalkan Ganti Nama

MANADOPOST.ID–Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mengajukan pencabutan izin untuk Holywings. Hal itu menyusul munculnya kasus promosi minuman keras gratis untuk pemilik nama Muhammad dan Maria.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, pencabutan ini dilakukan tidak semata karena Holywings membuat promo kontroversial. Melainkan ada administrasi lainnya juga yang tidak memenuhi syarat.

Namun, manajemen Holywings tetap bisa membuat usaha serupa dengan nama lain. “Kan kalau buka warung lagi yang lain selama ketika buka warung lagi, misalnya warung nasi sesuai dengan aturan, ketentuan izin-izinnya kan boleh, tidak berarti hak usaha kalian dihilangkan,” kata Ariza kepada wartawan, Selasa (28/6).

Ariza mengatakan, Pemprov DKI hanya mencabut izin usaha Holywings karena melakukan pelanggaran. Namun, orang-orang di dalamnya tetap memiliki hak untuk membuat usaha atau bekerja.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Sekali lagi terkait izin memang merupakan kewenangan dari pada pemerintah daerah dan pusat sebagaimana UU Ciptakerja itu kewenangan pemerintah pusat dan BKPM, yang kedua terkait dengan kasusnya pidananya itu di kepolisian dan sudah ada 6 tersangka dan ditahan,” ucapnya.

“Ikuti aturan dan ketentuan yang ada, yang penting kedepan kita minta siapapun kafe, restoran, tempat usaha lainnya, dan seluruh warga Jakarta juga mari kedepan kita lebih hati-hati lagi, lebih bijak lagi melakukan upaya-upaya promosi usaha,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) secara resmi mencabut izin usaha seluruh outlet Holywings yang berjumlah 12 lokasi di Jakarta.

Pencabutan izin oleh DPMPTSP tersebut berdasarkan rekomendasi dan temuan pelanggaran dari dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (DPPKUKM) DKI Jakarta.

Menurut Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DKI Jakarta Benny Agus Chandra dikutip dari “ppid.jakarta.god.id” di Jakarta, Senin, menyebutkan 12 outlet Holywings Group yang dicabut izin usahanya sesuai ketentuan dan membuat jera setiap pelanggaran.

“Sesuai arahan Gubernur untuk bertindak tegas, sesuai ketentuan dan menjerakan, serta mendasarkan pada rekomendasi dan temuan dua OPD Pemprov DKI Jakarta, maka kami selaku Dinas PMPTSP mencabut izin usaha 12 outlet Holywings di Jakarta sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Benny.(Jawapos)

MANADOPOST.ID–Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mengajukan pencabutan izin untuk Holywings. Hal itu menyusul munculnya kasus promosi minuman keras gratis untuk pemilik nama Muhammad dan Maria.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, pencabutan ini dilakukan tidak semata karena Holywings membuat promo kontroversial. Melainkan ada administrasi lainnya juga yang tidak memenuhi syarat.

Namun, manajemen Holywings tetap bisa membuat usaha serupa dengan nama lain. “Kan kalau buka warung lagi yang lain selama ketika buka warung lagi, misalnya warung nasi sesuai dengan aturan, ketentuan izin-izinnya kan boleh, tidak berarti hak usaha kalian dihilangkan,” kata Ariza kepada wartawan, Selasa (28/6).

Ariza mengatakan, Pemprov DKI hanya mencabut izin usaha Holywings karena melakukan pelanggaran. Namun, orang-orang di dalamnya tetap memiliki hak untuk membuat usaha atau bekerja.

“Sekali lagi terkait izin memang merupakan kewenangan dari pada pemerintah daerah dan pusat sebagaimana UU Ciptakerja itu kewenangan pemerintah pusat dan BKPM, yang kedua terkait dengan kasusnya pidananya itu di kepolisian dan sudah ada 6 tersangka dan ditahan,” ucapnya.

“Ikuti aturan dan ketentuan yang ada, yang penting kedepan kita minta siapapun kafe, restoran, tempat usaha lainnya, dan seluruh warga Jakarta juga mari kedepan kita lebih hati-hati lagi, lebih bijak lagi melakukan upaya-upaya promosi usaha,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) secara resmi mencabut izin usaha seluruh outlet Holywings yang berjumlah 12 lokasi di Jakarta.

Pencabutan izin oleh DPMPTSP tersebut berdasarkan rekomendasi dan temuan pelanggaran dari dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (DPPKUKM) DKI Jakarta.

Menurut Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DKI Jakarta Benny Agus Chandra dikutip dari “ppid.jakarta.god.id” di Jakarta, Senin, menyebutkan 12 outlet Holywings Group yang dicabut izin usahanya sesuai ketentuan dan membuat jera setiap pelanggaran.

“Sesuai arahan Gubernur untuk bertindak tegas, sesuai ketentuan dan menjerakan, serta mendasarkan pada rekomendasi dan temuan dua OPD Pemprov DKI Jakarta, maka kami selaku Dinas PMPTSP mencabut izin usaha 12 outlet Holywings di Jakarta sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Benny.(Jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/