32.4 C
Manado
Sabtu, 13 Agustus 2022

PDIP Perketat Syarat Maju Caleg, Wajib Ikut Pelatihan Antikorupsi dari KPK

MANADOPOST.ID– Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan menerapkan sejumlah kriteria bagi kader yang ingin maju sebagai calon legislatif (caleg). Syarat tersebut lebih ketat dari sebelumnya. Salah satunya, wajib mengikuti pelatihan antikorupsi yang diadakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan, partainya akan mewajibkan semua caleg dan calon kepala daerah untuk mengikuti e-learning tentang pencegahan korupsi. ’’Sehingga itu bisa dimasukkan sebagai syarat caleg dan cakada,’’ kata Hasto dalam sosialisasi dan pembekalan antikorupsi di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Jakarta, kemarin (27/6).

Menurut Hasto, PDIP akan bekerja sama dengan KPK untuk pendidikan politik antikorupsi. Setelah mengikuti pelatihan, para caleg dan cakada akan diberikan sertifikat secara elektronik.

Wasekjen PDIP Arif Wibowo menambahkan, PDIP akan melakukan perbaikan dan penyempurnaan terhadap seluruh peraturan pencalonan legislatif, termasuk cakada. Hal itu menyangkut kapasitas dan kapabilitas, soal dedikasi, soal loyalitas, dan soal integritas.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

PDIP juga akan membuat aturan soal kewajiban pelaporan kekayaan, dimana partai akan bisa melakukan audit serta evaluasi. ’’Kami akan tahu mana yang kira kira mencurigakan atau kira-kira bermasalah itu dilaporkan ke partai untuk menghindari korupsi,’’ kata Arif. (lum/bay/jawapos)

MANADOPOST.ID– Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan menerapkan sejumlah kriteria bagi kader yang ingin maju sebagai calon legislatif (caleg). Syarat tersebut lebih ketat dari sebelumnya. Salah satunya, wajib mengikuti pelatihan antikorupsi yang diadakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan, partainya akan mewajibkan semua caleg dan calon kepala daerah untuk mengikuti e-learning tentang pencegahan korupsi. ’’Sehingga itu bisa dimasukkan sebagai syarat caleg dan cakada,’’ kata Hasto dalam sosialisasi dan pembekalan antikorupsi di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Jakarta, kemarin (27/6).

Menurut Hasto, PDIP akan bekerja sama dengan KPK untuk pendidikan politik antikorupsi. Setelah mengikuti pelatihan, para caleg dan cakada akan diberikan sertifikat secara elektronik.

Wasekjen PDIP Arif Wibowo menambahkan, PDIP akan melakukan perbaikan dan penyempurnaan terhadap seluruh peraturan pencalonan legislatif, termasuk cakada. Hal itu menyangkut kapasitas dan kapabilitas, soal dedikasi, soal loyalitas, dan soal integritas.

PDIP juga akan membuat aturan soal kewajiban pelaporan kekayaan, dimana partai akan bisa melakukan audit serta evaluasi. ’’Kami akan tahu mana yang kira kira mencurigakan atau kira-kira bermasalah itu dilaporkan ke partai untuk menghindari korupsi,’’ kata Arif. (lum/bay/jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/