26.4 C
Manado
Sabtu, 2 Juli 2022

Perempuan Timur Indonesia Serukan Penghentian Kekerasan Terhadap Perempuan

JAKARTA— Konferensi Perempuan Timur 2020 (KPT2020) yang telah berjalan 26-27 Agustus 2020 melahirkan 11 rekomendasiyang harus ditindaklanjuti beragam pihak terutama, Pemerintah  Indonesia agar isu ketimpangan pembangunan khususnya kekerasan terhadap perempuan dapat dihapuskan di wilayah timur Indonesia.

“Rekomendasi ini  lahir  dari pengalaman dan tantangan yang dialami beragam pihak yang sudah melakukan inisiatif baik untuk mengatasi beragam isu kekerasan terhadap perempuan di wilayah Timur Indonesia. Gagasan beragam pihak ini kami rangkum menjadi rekomendasi yang kami berikan kepada pemerintah untuk ditindaklanjuti agar beragam inisiatif baik untuk menghapus kekerasan terhadap perempuan, khususnya di Indonesia Timur bisa direplikasi di wilayah lain,” ungkap Lusia Palulungan-Ketua Panitia Bersama KPT2020.

Pada hari Rabu, 26 Agustus 2020 setelah acara dibuka oleh, Menteri  Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati SE MSi para peserta KPT2020 belajar beragam sinergi  multipihak  yang sedang atau  sudah  dilakukan  di tingkat daerah hingga nasional melalui dua topik besar. Topik tersebut, adalah Gerak Bersama Multi Pihak  Akhiri  Kekerasan  terhadap  Perempuandan Kiprah  Perempuan  Akar  Rumput, Memimpin Perubahan di Komunitas.

Pada hari Kamis, 27 Agustus 2020 peserta yang hadir saling bertukar praktik baik dari para pelaku  pembangunan dan aktor perubahan di tingkat daerah, hingga desa dan dusun melalui dua tema besar, yaitu Kebijakan yang Mengubah Kondisi Perempuan dan Kelompok Rentan Menjadi Lebih Baik dan Perempuan Mengelola Sumber Daya untuk Berdaya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Pembahasan beragam permasalahan terkait isu kekerasan dan juga praktik baik yang sudah dan sedang  dilakukan oleh berbagai pihak dari tingkat desa hingga nasionaldi Indonesia Timur ini dirangkum  dan  disusun sebagai rekomendasi KPT2020.

Rekomendasi KPT2020 diserahkan Panitiap KPT2020 secara simbolis kepada Komnas Perempuan yang  diterima oleh Veryanto Sitohang (Komisioner Komnas Perempuan 2020-2024) untuk diserahkan kepada  Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anakserta Daerah Tertinggal dan Kementerian Dalam Negeri untuk terus membangun sinergi dengan organisasi masyarakat  sipil, media,  perguruan  tinggi  dan  pihak-pihak  lainnya  yang  memiliki  komitmen untuk mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender.(*)

JAKARTA— Konferensi Perempuan Timur 2020 (KPT2020) yang telah berjalan 26-27 Agustus 2020 melahirkan 11 rekomendasiyang harus ditindaklanjuti beragam pihak terutama, Pemerintah  Indonesia agar isu ketimpangan pembangunan khususnya kekerasan terhadap perempuan dapat dihapuskan di wilayah timur Indonesia.

“Rekomendasi ini  lahir  dari pengalaman dan tantangan yang dialami beragam pihak yang sudah melakukan inisiatif baik untuk mengatasi beragam isu kekerasan terhadap perempuan di wilayah Timur Indonesia. Gagasan beragam pihak ini kami rangkum menjadi rekomendasi yang kami berikan kepada pemerintah untuk ditindaklanjuti agar beragam inisiatif baik untuk menghapus kekerasan terhadap perempuan, khususnya di Indonesia Timur bisa direplikasi di wilayah lain,” ungkap Lusia Palulungan-Ketua Panitia Bersama KPT2020.

Pada hari Rabu, 26 Agustus 2020 setelah acara dibuka oleh, Menteri  Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati SE MSi para peserta KPT2020 belajar beragam sinergi  multipihak  yang sedang atau  sudah  dilakukan  di tingkat daerah hingga nasional melalui dua topik besar. Topik tersebut, adalah Gerak Bersama Multi Pihak  Akhiri  Kekerasan  terhadap  Perempuandan Kiprah  Perempuan  Akar  Rumput, Memimpin Perubahan di Komunitas.

Pada hari Kamis, 27 Agustus 2020 peserta yang hadir saling bertukar praktik baik dari para pelaku  pembangunan dan aktor perubahan di tingkat daerah, hingga desa dan dusun melalui dua tema besar, yaitu Kebijakan yang Mengubah Kondisi Perempuan dan Kelompok Rentan Menjadi Lebih Baik dan Perempuan Mengelola Sumber Daya untuk Berdaya.

Pembahasan beragam permasalahan terkait isu kekerasan dan juga praktik baik yang sudah dan sedang  dilakukan oleh berbagai pihak dari tingkat desa hingga nasionaldi Indonesia Timur ini dirangkum  dan  disusun sebagai rekomendasi KPT2020.

Rekomendasi KPT2020 diserahkan Panitiap KPT2020 secara simbolis kepada Komnas Perempuan yang  diterima oleh Veryanto Sitohang (Komisioner Komnas Perempuan 2020-2024) untuk diserahkan kepada  Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anakserta Daerah Tertinggal dan Kementerian Dalam Negeri untuk terus membangun sinergi dengan organisasi masyarakat  sipil, media,  perguruan  tinggi  dan  pihak-pihak  lainnya  yang  memiliki  komitmen untuk mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender.(*)

Most Read

Artikel Terbaru

/