26.4 C
Manado
Rabu, 10 Agustus 2022

Mengeluh Sesak Nafas, Yahya Waloni Dilarikan ke RS Polri

MANADOPOST.ID- Jumat malam (27/8), tersangka kasus penodaan agama, Yahya Waloni, dilarikan ke Rumah Sakit Polri karena mengeluh sesak nafas.

Setelah diperiksa, Yahya mengalami pembengkakan jantung. “Tersangka MYW dilakukan pembantaran tadi malam,” jelas Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan.

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap pendakwah Yahya Waloni di kediamannya di Cibubur, Jakarta Timur pada sore tadi. Penangkapan ini terkait kasus dugaan ujaran kebencian berdasar SARA terhadap agama Kristen. “Ditangkap di rumahnya di Cibubur,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono.

BACA JUGA: Yahya Waloni Dijemput Bareskrim Polri

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Penangkapan kepada Yahya Waloni buntut dari laporan polisi yang dibuat oleh Komunitas Masyarakat Cinta Pluralisme ke Bareskrim Polri pada Selasa (27/4) lalu. Laporan tersebut telah teregistrasi dengan Nomor: LP/B/0287/IV/2021/BARESKRIM.

Laporan polisi ini dibuat karena pelapor menilai Yahya Waloni telah melakukan penghinaan kepada agama Kristen. Yakni dengan menyebut kitab suci injil palsu atau fiktif dalam salah satu ceramahnya. Diketahui, Yahya yang kini sudah berstatus tersangka itu terpaksa dibantarkan dan dilarikan ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Dia dibantarkan ke sana karena mengeluh sakit di bagian dada.

“Saya sudah tanda tangani tim dokter yang tangani beliau. Sudah saya buatkan antisipasi agar pelayanan lebih optimal, Insha Allah,” kata Kepala Rumah Sakit Polri, Brigjen Pol Asep Hendra.

Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono menambahkan, Yahya mengalami masalah di jantung. Sehingga semalam harus dibawa ke Rumah Sakit Polri. “Pembekakan jantung,” jelas Argo.(jawapos.com)

MANADOPOST.ID- Jumat malam (27/8), tersangka kasus penodaan agama, Yahya Waloni, dilarikan ke Rumah Sakit Polri karena mengeluh sesak nafas.

Setelah diperiksa, Yahya mengalami pembengkakan jantung. “Tersangka MYW dilakukan pembantaran tadi malam,” jelas Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan.

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap pendakwah Yahya Waloni di kediamannya di Cibubur, Jakarta Timur pada sore tadi. Penangkapan ini terkait kasus dugaan ujaran kebencian berdasar SARA terhadap agama Kristen. “Ditangkap di rumahnya di Cibubur,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono.

BACA JUGA: Yahya Waloni Dijemput Bareskrim Polri

Penangkapan kepada Yahya Waloni buntut dari laporan polisi yang dibuat oleh Komunitas Masyarakat Cinta Pluralisme ke Bareskrim Polri pada Selasa (27/4) lalu. Laporan tersebut telah teregistrasi dengan Nomor: LP/B/0287/IV/2021/BARESKRIM.

Laporan polisi ini dibuat karena pelapor menilai Yahya Waloni telah melakukan penghinaan kepada agama Kristen. Yakni dengan menyebut kitab suci injil palsu atau fiktif dalam salah satu ceramahnya. Diketahui, Yahya yang kini sudah berstatus tersangka itu terpaksa dibantarkan dan dilarikan ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Dia dibantarkan ke sana karena mengeluh sakit di bagian dada.

“Saya sudah tanda tangani tim dokter yang tangani beliau. Sudah saya buatkan antisipasi agar pelayanan lebih optimal, Insha Allah,” kata Kepala Rumah Sakit Polri, Brigjen Pol Asep Hendra.

Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono menambahkan, Yahya mengalami masalah di jantung. Sehingga semalam harus dibawa ke Rumah Sakit Polri. “Pembekakan jantung,” jelas Argo.(jawapos.com)

Most Read

Artikel Terbaru

/