24 C
Manado
Minggu, 25 Oktober 2020

Diberikan Sertifikat IDoCare, Pariwisata Bakal Mulai Bergeliat di Bintan Kepulauan Riau

MANADOPOST.ID—Proses adaptasi kebiasaan baru atau AKB untuk sektor pariwisata mulai dilakukan. Salah satunya di Bintan, Kepulauan Riau (Kepri). Lokasi wisata ini menjadi yang pertama mendapatkan sertifikat Indonesia Care (IDoCare) sebagai salah satu bentuk kesiapan Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), dalam melaksanakan protokol kesehatan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) dengan baik.

Sertifikat diberikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf)/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio saat kegiatan Kampanye Indonesia Care di kawasan Lagoi, Bintan, Kepri, Sabtu (26/7).

Dia menjelaskan Kepri khususnya Bintan memiliki potensi pariwisata yang besar, dan juga menjadi salah satu pintu masuk wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia. “Alasan utama Kemenparekraf memilih pulau Bintan menjadi tempat pertama penyerahan sertifikat CHSE ini adalah karena Bintan merupakan one of the lowest hanging fruit dan yang memiliki potensi besar untuk pengembangan pariwisata ke depan,” ujarnya.

Saat Kampanye Indonesia Care hadir jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju seperti Menko Perekonomian Airlangga Hartanto, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, Ketua Kadin Rosan P Roeslani, dan Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga.

Wishnutama juga menjelaskan, Kampanye Indonesia Care sebagai sebuah strategi komunikasi untuk mempromosikan protokol CHSE. Implementasi protokol CHSE di destinasi wisata, kata Wishnutama, dibutuhkan untuk menumbuhkan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan yang berkunjung. Apalagi, pariwisata Indonesia ke depan akan mengarah kepada pariwisata berkualitas. “Implementasi nyata dari kampanye ini adalah melalui proses sertifikasi dan labelling Indonesia Care. Program ini merupakan proses audit dan verifikasi standar protokol CHSE kepada para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif yang telah melaksanakan uji coba destinasi,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Menko Perekonomian Airlangga Hartanto mengatakan, Bintan menjadi tujuan wisata yang paling siap menerapkan protokol kesehatan dengan kondisi terkini masuk dalam zona hijau dan berada di lintas perbatasan antarnegara.  “Bintan menjadi pengungkit pertama sektor pariwisata Indonesia. Namun ini hanya bisa dicapai dengan penerapan protokol yang disiplin dan siap. Kepri masuk dalam zona hijau. Tingkat kesembuhan juga mencapai 64,7 persen dan confirm fatality rate di bawah nasional yaitu 3 persen, dan jumlah aktif pasiennya 605 orang,” ujarnya.

Airlangga mengatakan, dengan potensi ini, aktivitas sektor pariwisata bisa dilakukan kembali dengan memulai pasar dari wisatawan nusantara (wisnus). Juga bisa dengan memulai kegiatan kegiatan MICE (Meetings, Incentives, Conferences and Exhibitions). ‘Seperti istilah yang dikatakan Presiden bahwa jika sudah siap, sektor pariwisata bisa di restart dan di rebooting dari Kepri. Oleh sebab itu melalui peluncuran CHSE dengan memberikan sertifikat Indonesia Care, maka kegiatan pariwisata harus menggunakan protokol yang ketat. Atau bisa dimulai dengan wisata konvensi di dalam negeri, karena konvensi pesertanya terukur dan peserta acara bisa dibatasi jumlahnya,” ujarnya. (fgn)

-

Artikel Terbaru

Ibadah Sabat di GMAHK Tompaso, Hamba Tuhan Doakan VAP Jadi Gubernur Sulut

Dr (HC) Vonnie A Panambunan STh (VAP), Sabtu (24/10) beribadah Sabat di Gereja Advent Hari Ke Tujuh (GMAHK) Jemaat Pioner Kamanga, Tompaso, Minahasa.

SGR-NAP Nomor Satu di Minut, Pemimpin Tanah Tonsea 2021

Calon Bupati Shintia Gelly Rumumpe dan Calon Wakil Bupati Netty Agnes Pantouw (SGR - NAP) nomor satu di Minahasa Utara (Minut).

Avanza Terbalik di Turunan Senduk, Penumpang Ada Anak Kecil dan Lansia

Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Trans Sulawesi tepatnya di Desa Senduk, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa, Sabtu malam (24/10).

Massa Membludak, WL Tunda Kampanye Dialogis di Tara-Tara

Tahapan kampanye calon peserta pilkada sementara berlangsung. Termasuk para pasangan calon di Pilwako Tomohon. Ketatnya aturan kampanye untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 membuat paslon ikut hati-hati menggelar tahapan ini.