23.4 C
Manado
Senin, 4 Juli 2022

Komandan Operasi KKB Ditangkap Pura-pura Jadi Warga, Tapi Tni/Polri Temukan Hal Mengejutkan Ini

“Demius Magayang alias Temius Magayang melintas di TKP dan tim langsung melakukan penangkapan terhadap Demius Magayang alias Temius Magayang bersama empat orang lainnya,” kata dia, Minggu (28/11/2021).

Dalam penangkapan tersebut, tim gabungan terpaksa menembak Demius Magayang pada lutut dan pergelangan kaki kiri.

Tim juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti.

Di antaranya satu pucuk senjata api pendek rakitan, delapan butir amunisi terdiri dari kaliber 5,56 dan tujuh butir kaliber 7,62 hingga ponsel.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Kamal menyebut, Demius Magayang kemudian dibawa ke RSUD Dekai untuk mendapatkan perawatan medis.

“Pukul 12.40 Wit, tiba di RSUD Dekai guna mendapatkan penanganan medis,” sambungnya.

Untuk diketahui, Demius Magayang alias Temius Magayang menjadi DPO dalam sejumlah kasus pembunuhan di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.

Di antaranya penganiayaan berat terhadap Staf KPUD Yahukimo.

Kemudian, pembunuhan pada 18 Mei 2021 yang menewaskan Muhamad Toyib, serta pembunuhan dua anggota Satgas Pamrahwan 432/SWJ. (ruh/int/pojoksatu)

“Demius Magayang alias Temius Magayang melintas di TKP dan tim langsung melakukan penangkapan terhadap Demius Magayang alias Temius Magayang bersama empat orang lainnya,” kata dia, Minggu (28/11/2021).

Dalam penangkapan tersebut, tim gabungan terpaksa menembak Demius Magayang pada lutut dan pergelangan kaki kiri.

Tim juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti.

Di antaranya satu pucuk senjata api pendek rakitan, delapan butir amunisi terdiri dari kaliber 5,56 dan tujuh butir kaliber 7,62 hingga ponsel.

Kamal menyebut, Demius Magayang kemudian dibawa ke RSUD Dekai untuk mendapatkan perawatan medis.

“Pukul 12.40 Wit, tiba di RSUD Dekai guna mendapatkan penanganan medis,” sambungnya.

Untuk diketahui, Demius Magayang alias Temius Magayang menjadi DPO dalam sejumlah kasus pembunuhan di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.

Di antaranya penganiayaan berat terhadap Staf KPUD Yahukimo.

Kemudian, pembunuhan pada 18 Mei 2021 yang menewaskan Muhamad Toyib, serta pembunuhan dua anggota Satgas Pamrahwan 432/SWJ. (ruh/int/pojoksatu)

Most Read

Artikel Terbaru

/