29.9 C
Manado
Jumat, 7 Mei 2021
spot_img

Pentolan PA 212 Sebut Penangkapan Munarman Untuk Menutupi Malu Kematian Kepala BIN Papua

MANADOPOST.ID— Penangkapan Munarman oleh Densus 88 Antiteror dinilai memiliki keterkaitan dengan  situasi terkini di Papua. Hal ini disebutkan Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin.

Menurutnya, penangkapan eks Sekretaris Umum FPI itu dilakukan untuk menutupi rasa malu. Itu lantaran Kepala BIN Daerah Papua, Brigjen Danny Nugraha tewas tertembak KKB di Papua.

“Saya menduga (penangkapan Munarman) untuk menutupi malu dengan adanya pembunuhan kepala BIN Papua,” kata Novel dilansir Fajar.co.id dari JPNN, Kamis (29/4).

Novel juga menilai, penangkapan Munarman itu sebagai sebuah ketidakadilan. “Beliau diperiksa pun tanpa didampingi kuasa hukum,” kata dia.

Semestinya, dengan ancamam hukuman penjara yang didapat, Munarman harus mendapat pendampingan saat menjalani pemeriksaan.

Novel Bamukmin

Novel Bamukmin

Karena itu, ia memastikan, dirinya bersama tim pengacara yang tergabung dalam Tim Advokasi Ulama dan Aktivis (Taktis) bakal melakukan pendampingan hukum pada Munarman.

“Kalau memang diancam dengan ancaman penjara di atas lima tahun, seharusnya berhak harus didampingi langsung oleh pengacara dengan tidak dipersulit bertemu sampai hari ini,” ujar Novel.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru