27.4 C
Manado
Kamis, 11 Agustus 2022

Astaga! Dari 11 Negara, Indonesia Tidak Masuk Daftar Haji

MANADOPOST.ID- Indonesia adalah negara yang tidak masuk daftar haji menurut pengumuman Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi. Dari hasil pengumuman tersebut hanya 11 negara yang boleh masuk Arab Saudi per 30 Mei 2021.

Hal ini menjadi perhatian yang serius bagi pemerintah Indonesia. Anggota Komisi Agama DPR RI Bukhori Yusuf, mendesak pemerintah Indonesia agar dengan penuh keseriusan untuk merespon masalah ini.

“Dinamika terbaru menuntut pemerintah Indonesia supaya lebih sungguh-sungguh dalam mengambil sejumlah langkah strategis terkait persiapan haji,” ungkap Bukhori, dilansir dari JawaPos.com, Minggu (30/5).

Di sisi lain, Bukhori sangat menyesali dengan adanya keputusan tersebut, di mana pemerintah Arab Saudi tidak memasukkan Indonesia ke dalam daftar negara yang diperbolehkan untuk melaksanakan haji.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Pada prinsipnya, kami menghormati keputusan KSA (Kingdom of Saudi Arabia), yang kami yakini sebagai ijtihad demi keselamatan jamaah haji. Sementara di sisi lain, kondisi terbaru ini harus menjadi bahan evaluasi pemerintah Indonesia sebab hingga saat ini KSA belum mencabut Indonesia dalam daftar tunda,” tuturnya.

Dari masalah ini, dibutuhkan kerja keras pemerintah Indonesia dalam mengambil langkah yang cepat agar pelaksanaan haji bagi jamaah bisa terpenuhi. “Kualitas diplomasi harus ditingkatkan supaya segera diperoleh kepastian haji bagi jemaah asal Indonesia. Saya memahami suasana batin mereka saat ini, yang kembali terkatung-katung akibat keputusan ini,” pungkas Bukhori. (jpc/ctr-04)

MANADOPOST.ID- Indonesia adalah negara yang tidak masuk daftar haji menurut pengumuman Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi. Dari hasil pengumuman tersebut hanya 11 negara yang boleh masuk Arab Saudi per 30 Mei 2021.

Hal ini menjadi perhatian yang serius bagi pemerintah Indonesia. Anggota Komisi Agama DPR RI Bukhori Yusuf, mendesak pemerintah Indonesia agar dengan penuh keseriusan untuk merespon masalah ini.

“Dinamika terbaru menuntut pemerintah Indonesia supaya lebih sungguh-sungguh dalam mengambil sejumlah langkah strategis terkait persiapan haji,” ungkap Bukhori, dilansir dari JawaPos.com, Minggu (30/5).

Di sisi lain, Bukhori sangat menyesali dengan adanya keputusan tersebut, di mana pemerintah Arab Saudi tidak memasukkan Indonesia ke dalam daftar negara yang diperbolehkan untuk melaksanakan haji.

“Pada prinsipnya, kami menghormati keputusan KSA (Kingdom of Saudi Arabia), yang kami yakini sebagai ijtihad demi keselamatan jamaah haji. Sementara di sisi lain, kondisi terbaru ini harus menjadi bahan evaluasi pemerintah Indonesia sebab hingga saat ini KSA belum mencabut Indonesia dalam daftar tunda,” tuturnya.

Dari masalah ini, dibutuhkan kerja keras pemerintah Indonesia dalam mengambil langkah yang cepat agar pelaksanaan haji bagi jamaah bisa terpenuhi. “Kualitas diplomasi harus ditingkatkan supaya segera diperoleh kepastian haji bagi jemaah asal Indonesia. Saya memahami suasana batin mereka saat ini, yang kembali terkatung-katung akibat keputusan ini,” pungkas Bukhori. (jpc/ctr-04)

Most Read

Artikel Terbaru

/