Dilansir dari nurcholis.com, kapal ini akan memulai perjalanannya dari kota tempat docking, Makassar.
Namun, kali ini KM Sirimau tidak akan melanjutkan perjalanan sebelumnya ke Merauke atau kembali ke titik awal rute di Manokwari.
Sebagai gantinya, kapal akan berlayar dari Makassar menuju Saumlaki, ibu kota Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku.
Jadwal keberangkatan KM Sirimau adalah pada Rabu, 7 Agustus 2024, pukul 09:00 WITA, dengan estimasi tiba di Saumlaki pada dini hari, 13 Agustus 2024, pukul 02:00 WIT.
Perjalanan ini diperkirakan akan memakan waktu sekitar 5 hari 17 jam, dengan harga tiket sebesar Rp 661.000.
Berikut adalah detail perjalanan KM Sirimau:
- Makassar: 7 Agustus 2024, 09:00
- Baubau: 8 Agustus 2024, 09:00-11:00
- Maumere: 9 Agustus 2024, 08:00-10:00
- Lewoleba: 9 Agustus 2024, 19:00-21:00
- Kupang: 10 Agustus 2024, 09:00-15:00
- Kalabahi: 11 Agustus 2024, 05:00-06:00
- Saumlaki: 13 Agustus 2024, 02:00
Setelah tiba di Saumlaki, KM Sirimau akan langsung melanjutkan perjalanannya ke Manokwari, ibu kota Provinsi Papua Barat. Diperkirakan tiba di Manokwari pada 22 Agustus 2024,
kapal ini akan segera melayari rute regulernya tanpa menunggu hari berganti. Rute reguler KM Sirimau adalah Manokwari – Merauke – Manokwari- PP, yang akan berlangsung hingga September 2024.
Baca Juga: Ini Jadwal Lengkap Kapal Pelni Periode Agustus 2024, Tiba dan Berangkat dari Pelabuhan Bitung
Jadwal keberangkatan sewaktu-waktu dapat berubah. Untuk pembelian tiket, pengecekan jadwal kapal, dan tarif harga tiket, masyarakat dapat mengaksesnya melalui aplikasi PELNI Mobile yang dapat diunduh (download) melalui App Store dan Play Store. Atau belilah tiket langsung di loket PT Pelni (Persero).
Kembali berlayarnya KM Sirimau ini, pastinya disambut baik oleh para calon penumpang. Dengan rute yang melintasi berbagai kota penting di Indonesia Timur, KM Sirimau terus menjadi sarana transportasi laut andalan bagi masyarakat di kawasan tersebut.
PT Pelni (Persero) memastikan bahwa kapal ini siap beroperasi kembali dengan standar keselamatan dan kenyamanan yang tinggi, setelah menjalani perawatan intensif selama docking di Makassar.(*)
Editor : Franky Sumaraw