Karyawan Diancam UU ITE oleh Pencuri Coklat, Ini Reaksi Alfamart
Clavel Lukas• Senin, 15 Agustus 2022 | 14:38 WIB
Ria Ricis dan Teuku Ryan. (Abdul Rahman/ JawaPos.com)MANADOPOST.ID--Alfamart menanggapi kasus karyawannya yang diancam Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) oleh konsumen di Alfamart Sampora, Cisauk, Tangerang Selatan pada Sabtu (13/8) sekitar pukul 10.30 WIB. Kejadian tersebut dibenarkan oleh pihak Manajemen Alfamart. Melalui laman resmi media sosialnya, Alfamart menyatakan bahwa ancaman pemidanaan karyawannya dengan UU ITE adalah benar terjadi. “Terkait dengan pemberitaan seorang karyawan Alfamart yang diancam UU ITE oleh seorang konsumen adalah benar,” tulis manajemen Alfamart dalam unggahan akun Twitter @alfamart, Senin (15/8). Namun begitu, perusahaan itu menyatakan akan memberikan perlindungan penuh kepada karyawannya yang terkena ancaman UU ITE oleh konsumen yang diduga mencuri produk yang ada di tersebut. “Alfamart berkomitmen menjalankan standar pelayanan yang terbaik kepada konsumen. Termasuk di dalamnya, Alfamart memberikan perlindungan kerja penuh pada karyawannya,” tegasnya. Manajemen Alfamart menceritakan alasan karyawannya merekam konsumen Alfamart adalah karena konsumen tersebut kedapatan mencuri cokelat dan produk lain yang ada di Alfamart. “Setelah dimintai pertanggungjawaban, konsumen baru membayar produk coklat yang diambilnya,” lanjutnya. Setelah ditelisik lebih lanjut, pihak Alfamart bahkan menemukan bahwa konsumen tersebut tidak hanya mengambil coklat di dalam toko, tetapi juga barang lain. “Dari investigasi karyawan pun menemukan produk lain yang diambil selain coklat,” kata rilis tersebut. Pihak Alfamart mengaku kecewa karena konsumen yang direkam oleh karyawannya melakukan tindakan lanjutan secara sepihak disertai membawa pengacara hingga membuat karyawannya tertekan. “Alfamart sedang melakukan investigasi internal lebih lanjut dan apabila diperlukan, Alfamart akan mengambil langkah selanjutnya,” pungkasnya. Sebelumnya, video viral seorang karyawan Alfamart meminta maaf kepada konsumen yang kedapatan mencuri coklat di minimarket tersebut. Hal itu terjadi lantaran si pelaku pencurian tidak terima dan mengaku merasa dirugikan dengan video yang direkam karyawan Alfamart tersebut.(Jawapos) Editor : Clavel Lukas