PSN Bendungan Kukaw Senilai 1,9 Triliun Diresmikan Januari 2023
Desmi Babo• Rabu, 28 Desember 2022 | 10:20 WIB
I Komang Sudana (kiri); Steve Kepel (kanan).MANADOPOST.ID---Presiden Jokowi dijadwalkan akan meresmikan Bendungan Kuwil-Kawangkoan (Kukaw) yang sebelumnya telah diadakan pengenangan awal air (di-Impounding) oleh Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey dan Direktur Bendungan dan Danau Airlangga Mardjono pada November lalu. Meski demikian pelaksanaan peresmian salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) ini dipastikan tertunda dari rencana awal yakni di bulan Desember tahun 2022. Hal ini diungkapkan pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi I (BWSS I) Ir. I Komang Sudana, MT saat ditemui Manado Post (27/12). Sudana mengungkapkan bahwa Peresmian Bendungan senilai Rp 1,9 Triliun ini masih menunggu info dari pusat. Photo Tampak Bendungan Kuwil Kawangkoan yang sudah di-impounding. “Hasil rapat dengan pusat, bahwa pelaksana dihimbau untuk selesaikan finishing-nya. Jadi yang paling penting itu informasi peresmian yang lagi kita tunggu dari pusat,” kata Sudana. Mengenai persiapan peresmian, Kepala BWSS I menyebutkan bahwa finishing-nya yakni pembersihan dan perapian lokasi tuntas dalam 3 hari kedepan. “Kalau persiapan peresmiannya nanti ada EO-nya dari Jakarta, untuk mengatur. Rencana lokasi peresmiannya di UPB (Unit Pengelolaan Bendungan) di titik bendungan. Sedangkan persiapan dilapangan yakni pembersihan dan perapihan sementara dilaksanakan 2-3 hari ini,” tuturnya. Lanjut Sudana, sementara ini pihak BWSS I sementara melakukan evaluasi akhir dengan pihak penyedia jasa sambil melakukan persiapan peresmian. “Jadi dari balai sebagai persiapan peresmiannya kita mengevaluasi pekerjaan, kemudian mempersiapkan diruang UPB, Ruang Pola Operasi Bendungan yang harus dipersiapkan dengan baik, jadi semua persiapan dilakukan yang berkaitan dengan pekerjaan, itu yang dilakukan oleh balai serta penyedia jasa,” terang Kepala Balai asal Lampung ini. Sementara itu, Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Steve Kepel, ST MSi saat dikonfirmasi Manado Post Kemarin (27/12) mengukapkan bahwa terkait Peresmian Bendungan Kuwil-Kawangkoan, pihak Provinsi Sulut pun belum mendapatkan informasi dari pusat. “Peresmian Bendungan Kuwil kemungkinan besar dilaksanakan Januari. Kenapa, karena waktu ini sudah tidak memungkinkan ada agenda presiden ke daerah karena sudah akhir tahun. Sampai dengan saat ini pun, belum info jadwal kunjungan Presiden ke Sulut,” terang Kepel. Sebelumnya Kepala Satker Bendungan Ir. Janeny Mamoto, ST mengungkapkan bahwa saat ini dalam proses pembahasan dalam rangka peresmian bendungan. “Saat ini kita sementara pembahasan rencana peresmian,” urai Mamoto. Saat dikonfirmasi terkait rencana tanggal peresmian yang direncanakan antara 28 dan 30 Desember 2022, Mamoto menyebutkan hal tersebut pun belum dapat dipastikan. “Tanggalnya belum bisa dipastikan. Diresmikan tahun ini atau belum, tetapi kita pacu agar Bendungan Kuwil selesai,” urai Kasatker Bendungan kepada Manado Post. Hal senada juga diungkapkan Kepala Unit Pengelola Bendungan (UPB) Kuwil Deddy Ratulangi bahwa kepastian peresmian bendungan sementara dalam proses pembahasan dengan pusat. “Untuk peresmian bendungan, kita sementara ini menunggu kabar dari pusat,” sebut Ratulangi. Terkait kesiapan bendungan, Ia pun menyebutkan bahwa saat ini dalam tahapan perampungan akhir. “Persiapan sudah mantap, ada banyak ketambahan tenaga untuk pacu penyelesaian. Sedangkan untuk tampungan waduk, saat ini dielevasi 94 (26/12),” kata Ratulangi. Sementara itu, saat dikonfirmasi berdasarkan keterangan Kepala Penerangan Kodam XIII/Merdeka Letkol Arm Beny Hendra Suwardi Melalui Kesi Penmediaoline Mayor Rusly menyebutkan hingga kini belum ada konfirmasi terkait kedatangan Presiden ke Manado. “Belum ada informasi untuk kedatangan Presiden. Biasanya kalau Presiden datang, pasti tiga hari sebelum kedatangan, kendaraannya sudah siap. Atau H-5 kita sudah adakan rapat persiapan kedatangan Presiden. Tapi ini belum ada informasi. Lalu, pada Peresmian Tol, satu minggu sebelum sudah ada kabar dan langsung dilakukan persiapan,” urai Rusli. Diketahui, kemarin (27/12) Presiden Joko Widodo telah meresmikan Bendungan Sadawarna Subang, Jawa Barat. Adapun disamping pengendalian banjir sebesar 282,18 meter kubik per detik, Bendungan Kuwil Kawangkoan juga bermanfaat bagi penyediaan air baku untuk Kota Manado, Minahasa Utara, Kota Bitung dan Kawasan Ekonomi Khhsus (KEK) Bitung sebesar 4.500 liter/detik, PLTM dengan kapasitas 2 x 0,70 MW serta pengembangan pariwisata. Bendungan Kuwil Kawangkoan memiliki kapasitas tampung 23,4 juta m3 dan luas genangan 139 hektare. Bendungan ini dibangun sejak 2016 dengan total biaya konstruksi kurang lebih Rp 1,9 triliun, yang terbagi menjadi tiga paket pekerjaan konstruksi. Untuk paket pertama, pembangunannya dikerjakan oleh PT Wijaya Karya – DMT (KSO), paket dua dikerjakan oleh PT Nindya Karya (Persero) Tbk, dan paket ketiga dikerjakan oleh PT Wijaya Karya – PT. Nindya Karya (KSO). (des) Editor : Desmi Babo