25C
Manado
Senin, 1 Maret 2021

Akses Internet Buruk `Hantui` Sangihe

MANADOPOST.ID— Selama satu bulan ini, masyarakat Sangihe ‘dihantui’ akses jaringan internet yang begitu buruk. Bahkan masyarakat terus mengeluh dengan akses jaringan internet yang minim tersebut. Hal ini pun langsung ditanggapi serius Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sangihe.

Melalui Komisi II bersama Dinas Kominfo Daerah Sangihe menggelar rapat dengar pendapat (RDP) Senin (1/2), yang turut dihadiri PT Catalist selaku distributor Telkomsel wilayah Sangihe dan melalui Video Confrece (Vidcon) yang dihadiri dua orang penanggung jawab wilayah Kepulauan Sangihe dari PT Telkomsel Sulawesi Utara serta Kepala Telkom Sangihe Samuel Maneking.

Dalam penyampaian pihak-pihak terkait alasanya terdapat kendala diantaranya, dari 32 tower yang ada di Sangihe baru 4 tower yang terintegrasi dengan Fiber Optik (FO) yakni tower di rumah dinas bupati, Lenganeng, Manganitu dan Manumpitaeng.

Kepala Telkom Sangihe Samuel Maneking menjelaskan, PT Telkom baru mendapatkan anggaran di triwulan ke 4 akhir Tahun 2020 untuk pengintegrasian kabel FO. Pihak Telkom berjanji dalam bulan Febuari semua tower di Tahuna akan tersambung FO dan di luar Tahuna menunggu ijin dari balai jalan provinsi Sulut yang akan dibantu fasilitasi oleh komisi II DPRD Sangihe.

“Kami menohon maaf atas ketidaknyaman konsumen selama ini, secara teknis kami selalu berusaha memberikan pelayanan yang terbaik. Tetapi anggaran yang tidak mencukupi dan dipastikan bulan Februari akan terlayani sesuai harapan masyarakat,” jelas Maneking.

Terkait isu Bandwidth tidak mencukupi juga dibantah oleh pihak Telkom dan diuraikan khusus bagi Sangihe tersedia 20 GB/Second yang cukup memenuhi pelayanan terhadap konsumen sampai 1 Tahun kedepan. “Kami juga berharap kepada pihak pemerintah untuk terus menyuarakan harapan masyarakat ini agar sampai ke pemerintah pusat,” harapnya.

Sementara itu Wakil Ketua II DPRD Sangihe Michael Thungari SE MM, usai menggelar hearing menegaskan, pihaknya akan mengawal dan dibantu instansi teknis agar keluhan ini segera tuntas.

“Semua harapan masyarakat adalah tanggung jawab kami sebagai wakil rakyat, jika dijanjikan Bulan ini kembali normal patut disyukuri bersama. Jika tidak kami akan terus menfollow-up sampai ke pihak Telkom dan pemerintah pusat,” tandas Thungari.

Untuk diketahui tindak lanjut RDP, Komisi II DPRD Sangihe turun lapangan (Turlap) Selasa (2/2), memantau kondisi BTS dan Kantor Telkom yang menjadi titik permasalahan. (wan/ewa)

Artikel Terbaru