28 C
Manado
Kamis, 3 Desember 2020

Proyek Pelabuhan Tahuna Tidak Sesuai Spek, Anggaran 12 Miliar, Kurang Volume Tiang Pancang

MANADOPOST.JAWAPOS.COM-Pengerjaan proyek penataan fasilitas laut tahun 2019 di Pelabuhan Tahuna diduga bermasalah karena tidak sesuai spek. Dari informasi, proyek bernilai Rp 12.245.000.000 yang dikerjakan PT. Abdi Pratama Perkasa (KSO) PT. Sarana Abadi untuk pelebaran badan pelabuhan ternyata masih kurang dari volume yang sebenarnya. Dari 10 titik tiang pancang yang harus dikerjakan, ternyata hanya tujuh titik yang terpancang.

Kepala Kantor Unit Pelaksana Pelabuhan (KUPP) Kelas II Tahuna Mocodompis Muhaling ketika dikonfirmasi mengatakan, proyek pekerjaan tersebut mendapat pendampingan dari Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4) Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe dan sudah diaudit BPK RI. “Yang menjadi permasalahan yakni pemancangan tiang dermaga Tahuna hanya di tujuh titik yang sebenarnya sesuai kontrak ada di sepuluh titik,” kata Muhaling. Dia menjelaskan, memang benar dalam kontrak ada 10 titik dimana dalam satu titik perhitungannya akan menggunakan dua tiang. Namun ketika dalam pengerjaan ternyata dalam satu titik memakan 3-4 tiang pancang. Karena dalam sistim pemancangan dermaga harus diawasi sampai tiang itu mentok artinya mencapai dasar tanah yang keras di ke dalaman laut. Dan ternyata harus 3-4 tiang pancang supaya menghasilkan dermaga yang kuat. “Kalau ikut kontrak dua tiang memang bisa, tetapi hasilnya nanti dermaga akan ambruk. Jadi harus diketuk sampai titik terakhir sehingga ada 1 titik memakan 3 sampai 4 tiang. Sehingga tiang yang disediahkan untuk 10 titik habis untuk 7 titik saja karena material tidak cukup sampai 10 titik,” jelasnya.

Diakui Muhaling, mereka mengira ada tiang sisa atau tiang dianfrak sedikit dan tidak sesuai kontrak, padahal hanya pelaksanaan pekerjaan yang bukan dua tiang dalam satu titik. Dan terkait itu juga, sudah ada bagian khusus pengawasan pemancangan yang mengawasi terus hingga ketukan terakhir bahkan ada berita acaranya. “Sementara titik yang sisanya ini nanti akan dilanjutkan tahun 2021 mendatang. Dan untuk biaya yang tidak terpakai sekitar ratusan juta untuk pelaksanaan kegiatan, dibuatlah menjadi pekerjaan penimbunan dekat terminal yang saat ini belum diaspal karena kalau ditambah aspal anggarannya cukup tinggi,” pungkas Muhaling.(wan/ite)

-

Artikel Terbaru

Kapolda Sulut: Saya Harap Anda Betul-betul Siap!

Kapolda Sulut Irjen Pol Panca Putra memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan tugas yang selama ini dilaksanakan oleh personel Polda Sulut dan seluruh jajaran.

Personel Polda Sulut Dibekali Vitamin-APD, Kombes Abast: Upaya Mendukung Suksesnya Pilkada

Menjelang serpas (pergeseran pasukan) pengamanan Pilkada Serentak 2020 ke Polresta dan Polres jajaran, mulai Jum’at (04/12), seluruh personel Polda Sulut yang di-BKO (Bawah Kendali Operasi) mendapatkan bekal APD (Alat Pelindung Diri) serta suplemen multi vitamin.

Kelangkaan LPG Jelang Nataru, ROR: Izin Agen Nakal Dicabut

MANADOPOST.ID--Berkaca pada tahun-tahun sebelumnya, Gas LPG subsidi 3 kilogram sering langkah jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Untuk itu Pemkab Minahasa berupaya melakukan upaya antisipasi menjaga kelangkaan LPG subsidi pemerintah tersebut.

132 CPNS Siap Jalankan Magang

MANADOPOST.ID— Pemerintah Kotamobagu sambut 132 CPNS 2019 yang akan mulai magang di instansi kelulusan mereka.

SNVT Sulut Awasi Program BSPS

MANADOPOST.ID— Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Direktorat Rumah Swadaya, melalui Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Perumahan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), mengadakan evaluasi akhir pelaksanaan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), belum lama ini.