33.4 C
Manado
Senin, 4 Juli 2022

Pandemi Covid-19, Tanam Pangan Lokal Sangat Efektif

SANGIHE- Menyikapi pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) khusus untuk ketahanan pangan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe gencar menjalankan program kegiatan untuk peningkatan ketahanan pangan.

Hal ini dituturkan Kepala Dinas Pangan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe Serny Maria Lalu SE saat diskusi online dengan tema Mitigasi Ketahanan Pangan di Masa Covid-19 yang dipandu Pemimpin Redaksi (Pemred) Manado Post Tommy Waworundeng, Selasa (5/5).

Dijelaskannya, saat ini semua kampung di Kabupaten Kepulauan Sangihe sudah menerima surat edaran bupati nomor 521/26/1120 tentang padat karya pertanian untuk meningkatkan ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat. Dan kegiatan ini sudah berjalan. “Intinya apa yang dimintakan oleh pemerintah pusat kami selalu melaksanakannya,” tuturnya.

Saat ini lanjut Lalu, untuk ketahanan pangan baik dari Dinas Pertanian maupun Dinas Pangan Daerah Kabupaten Sangihe gencar memberdayakan tanaman lokal. Bukan hanya petani tetapi juga ASN ikut menanam apalagi yang punya lahan tidur. Sehingga ini kiranya menjadi motivasi juga untuk masyarakat agar dapat memberdayakan lahan tidur ataupun pekarangan rumah.

“Selain itu juga, jangan sampai kekurangan stok pangan mengingat kita merupakan wilayah Kepulauan maka pemerintah kabupaten sudah menyiapkan anggaran untuk beras itu kurang lebih Rp 1,2 miliar,” bebernya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Dia juga menambahkan, memang program dua hari tanpa makan nasi yang sudah lama diterapkan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe sangatlah efektif. Buktinya juga saat ini tidak hanya dua hari tanpa makan nasi tetapi sudah lebih dari dua hari karena sudah banyak masyarakat yang membeli pangan lokal.

“Dan jangan sampai habis sehingga masyarakat terus dianjurkan untuk menanam pangan lokal. Supaya kita tidak tergantung dengan beras dari luar,” tutur dia.

Diapun mengimbau bagi seluruh masyarakat Sangihe untuk tetap melaksanakan anjuran pemerintah. Dengan memanfaatkan pekarangan yang ada di rumah untuk mencukupi pangan di keluarga masing-masing.

“Kemudian manfaatkanlah lahan tidur dengan menanam pangan lokal untuk ketahanan pangan keluarga sehingga dengan demikian ketika covid-19 berakhir maka kita sudah punya cadangan pangan untuk bulan berikutnya,” kunci Lalu. (wan)

SANGIHE- Menyikapi pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) khusus untuk ketahanan pangan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe gencar menjalankan program kegiatan untuk peningkatan ketahanan pangan.

Hal ini dituturkan Kepala Dinas Pangan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe Serny Maria Lalu SE saat diskusi online dengan tema Mitigasi Ketahanan Pangan di Masa Covid-19 yang dipandu Pemimpin Redaksi (Pemred) Manado Post Tommy Waworundeng, Selasa (5/5).

Dijelaskannya, saat ini semua kampung di Kabupaten Kepulauan Sangihe sudah menerima surat edaran bupati nomor 521/26/1120 tentang padat karya pertanian untuk meningkatkan ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat. Dan kegiatan ini sudah berjalan. “Intinya apa yang dimintakan oleh pemerintah pusat kami selalu melaksanakannya,” tuturnya.

Saat ini lanjut Lalu, untuk ketahanan pangan baik dari Dinas Pertanian maupun Dinas Pangan Daerah Kabupaten Sangihe gencar memberdayakan tanaman lokal. Bukan hanya petani tetapi juga ASN ikut menanam apalagi yang punya lahan tidur. Sehingga ini kiranya menjadi motivasi juga untuk masyarakat agar dapat memberdayakan lahan tidur ataupun pekarangan rumah.

“Selain itu juga, jangan sampai kekurangan stok pangan mengingat kita merupakan wilayah Kepulauan maka pemerintah kabupaten sudah menyiapkan anggaran untuk beras itu kurang lebih Rp 1,2 miliar,” bebernya.

Dia juga menambahkan, memang program dua hari tanpa makan nasi yang sudah lama diterapkan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe sangatlah efektif. Buktinya juga saat ini tidak hanya dua hari tanpa makan nasi tetapi sudah lebih dari dua hari karena sudah banyak masyarakat yang membeli pangan lokal.

“Dan jangan sampai habis sehingga masyarakat terus dianjurkan untuk menanam pangan lokal. Supaya kita tidak tergantung dengan beras dari luar,” tutur dia.

Diapun mengimbau bagi seluruh masyarakat Sangihe untuk tetap melaksanakan anjuran pemerintah. Dengan memanfaatkan pekarangan yang ada di rumah untuk mencukupi pangan di keluarga masing-masing.

“Kemudian manfaatkanlah lahan tidur dengan menanam pangan lokal untuk ketahanan pangan keluarga sehingga dengan demikian ketika covid-19 berakhir maka kita sudah punya cadangan pangan untuk bulan berikutnya,” kunci Lalu. (wan)

Most Read

Artikel Terbaru

/