23.4 C
Manado
Minggu, 14 Agustus 2022

Lima Kasus Covid-19 Transmisi Lokal, Sekkab: WFH Kami Pertimbangkan

MANADOPOST.ID-Tak bisa dipungkiri, perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Sangihe telah memasuki babak baru, dengan ditetapkan sebagai zona oranye Covid-19.

Di mana terjadi lima kasus transmisi lokal, tentu bukan sebuah kabar gembira bagi kabupaten dengan luas daratan hanya sebesar 737 Km persegi ini.

Pj Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sangihe Harry Wolff menuturkan, jika potensi penerapan kembali Work From Home (WFH) sudah mulai masuk dalam daftar diskusi penting Pemkab Sangihe.

“Pada prinsipnya dengan terjadinya transmisi lokal, penerapan kembali WFH sudah kami pertimbangkan, apalagi jika kembali ada perkembangan kasus,” ungkap Wolff.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Apalagi menurut dia, hingga hari ini sudah ada satu layanan publik yang ditutup pelaksanaan layanan tatap muka, dan digantikan lagi dengan layanan daring.

“Kalau pun memang diberlakukan lagi, maka teknisnya akan seperti dulu lagi, sehingga kita bisa kerja dengan menjaga jarak, tapi dilihat juga kebutuhan layanan,” ungkapnya.

Dia juga menegaskan, jika tidak ada penambahan kasus baru transmisi lokal, maka siklus roda pemerintahan akan tetap berjalan selayaknya hari hari ini.

“Namun, protapnya yang akan diperketat, plus kerjanya yang juga dioptimalisasi,” pungkas Wolff. (wan/ite)

MANADOPOST.ID-Tak bisa dipungkiri, perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Sangihe telah memasuki babak baru, dengan ditetapkan sebagai zona oranye Covid-19.

Di mana terjadi lima kasus transmisi lokal, tentu bukan sebuah kabar gembira bagi kabupaten dengan luas daratan hanya sebesar 737 Km persegi ini.

Pj Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sangihe Harry Wolff menuturkan, jika potensi penerapan kembali Work From Home (WFH) sudah mulai masuk dalam daftar diskusi penting Pemkab Sangihe.

“Pada prinsipnya dengan terjadinya transmisi lokal, penerapan kembali WFH sudah kami pertimbangkan, apalagi jika kembali ada perkembangan kasus,” ungkap Wolff.

Apalagi menurut dia, hingga hari ini sudah ada satu layanan publik yang ditutup pelaksanaan layanan tatap muka, dan digantikan lagi dengan layanan daring.

“Kalau pun memang diberlakukan lagi, maka teknisnya akan seperti dulu lagi, sehingga kita bisa kerja dengan menjaga jarak, tapi dilihat juga kebutuhan layanan,” ungkapnya.

Dia juga menegaskan, jika tidak ada penambahan kasus baru transmisi lokal, maka siklus roda pemerintahan akan tetap berjalan selayaknya hari hari ini.

“Namun, protapnya yang akan diperketat, plus kerjanya yang juga dioptimalisasi,” pungkas Wolff. (wan/ite)

Most Read

Artikel Terbaru

/