33.4 C
Manado
Kamis, 11 Agustus 2022

Pegang Bokong Pacar, Mahasiswa Ini Bunuh Karyawan PT TMS, Korban Tewas Mengenaskan

MANADOPOST.ID – Peristiwa pembunuhan sadis kembali terjadi di Kabupaten Sangihe, Sulawesi Utara. Seorang karyawan PT Tambang Mas Sangihe, FM (25) warga Desa Bowone, Kecamatan Tabukan Tengah tewas dibunuh, Kamis (7/7) kemarin pukul 00.36 Wita.

Pembunuhan itu dilakukan JS (20) seorang mahasiswa kepada korban saat keduanya usai pesta minuman keras (miras) .

Kapolres Sangihe AKBP Denny Wely Wolter Tompunuh melalui Kasat Reskrim Iptu Revianto Anriz menjelaskan, saat duduk bersama korban bercerita bahwa dirinya sering keluar masuk penjara.

Aksi pamer kejagoannya membuat pelaku tersinggung. Saat itu pelaku menegur korban jangan bercerita seperti itu saat minum minuman keras.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Saat korban ingin pulang ke rumah, pelaku sempat melihat korban memegang bokong pacar pelaku. Melihat hal itu, pelaku marah dan pulang ke base camp mengambil parang.

Ketika bertemu dengan korban yang sedang mengendarai sepeda motor, pelaku langsung mengayunkan parang kearah korban. Aksi ini pun membuat korban luka parah dan meninggalkan motornya.

Namun usaha menghindar ini tak tertolong. Beberapa kali korban terjatuh di badan jalan. Tragisnya, saat korban terjatuh di jalan dengan sobekan luka besar, pelaku pun kembali mengayunkan parangnya secara membabi-buta ke badan dan kepalanya.

Pacar dari pelaku sempat berteriak meminta tidak melalukan aksi itu. Tapi hal itu tak digubrisnya. Korban pun tewas dengan kondisi mengenaskan.

MANADOPOST.ID – Peristiwa pembunuhan sadis kembali terjadi di Kabupaten Sangihe, Sulawesi Utara. Seorang karyawan PT Tambang Mas Sangihe, FM (25) warga Desa Bowone, Kecamatan Tabukan Tengah tewas dibunuh, Kamis (7/7) kemarin pukul 00.36 Wita.

Pembunuhan itu dilakukan JS (20) seorang mahasiswa kepada korban saat keduanya usai pesta minuman keras (miras) .

Kapolres Sangihe AKBP Denny Wely Wolter Tompunuh melalui Kasat Reskrim Iptu Revianto Anriz menjelaskan, saat duduk bersama korban bercerita bahwa dirinya sering keluar masuk penjara.

Aksi pamer kejagoannya membuat pelaku tersinggung. Saat itu pelaku menegur korban jangan bercerita seperti itu saat minum minuman keras.

Saat korban ingin pulang ke rumah, pelaku sempat melihat korban memegang bokong pacar pelaku. Melihat hal itu, pelaku marah dan pulang ke base camp mengambil parang.

Ketika bertemu dengan korban yang sedang mengendarai sepeda motor, pelaku langsung mengayunkan parang kearah korban. Aksi ini pun membuat korban luka parah dan meninggalkan motornya.

Namun usaha menghindar ini tak tertolong. Beberapa kali korban terjatuh di badan jalan. Tragisnya, saat korban terjatuh di jalan dengan sobekan luka besar, pelaku pun kembali mengayunkan parangnya secara membabi-buta ke badan dan kepalanya.

Pacar dari pelaku sempat berteriak meminta tidak melalukan aksi itu. Tapi hal itu tak digubrisnya. Korban pun tewas dengan kondisi mengenaskan.

Most Read

Artikel Terbaru

/