30.4 C
Manado
Selasa, 5 Juli 2022

Dua ODP Sangihe Rapid Test, Hasilnya Reaktif Covid-19

MANADOPOST.ID- Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Kepulauan Sangihe dr Jopy Thungari mengumumkan, telah dilakukan rapid test kedua setelah 10 hari dilakukan karantina terhadap lima ODP (orang dalam pemantauan). Dua ODP hasilnya reaktif Covid-19. Namun meski demikian kata Thungari, bukan berarti kedua ODP ini mengindap Covid-19.

“Intinya kita belum bisa mengatakan ini sudah positif. Untuk menentukan apakah mereka positif terjangkit virus corona harus dilanjutkan dengan pemeriksaan swab test. Karena ada yang lain rapid test nya negatif tapi swab testnya positif sehingga harus menunggu swab test,” tegas Thungari, Selasa (14/4) malam di Kantor Dinkes Sangihe.

Lanjut dia, untuk status dua pasien usia 30-an ini masih ODP, karena masih sehat dan tidak menunjukan gejala apapun.

“Mereka memiliki riwayat perjalanan yang panjang yakni dari luar daerah seperti Jakarta dan dua ODP tersebut malam ini akan dipindahkan dari RSU Liun Paduli ke RSUD Liung Kendage Tahuna. Besok pagi akan diambil apus tenggorokan dan nantinya akan dikirim langsung ke Makassar untuk melakukan swab guna memastikan apakah mereka terinfeksi Covid-19 atau tidak.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Thungari menambahkan, tadi juga Tim Gugus sudah melakukan upaya pendekatan ke pihak keluarga yang berjumlah enam orang, untuk diajak dikarantina di tempat yang sudah disediakan pemerintah.

“Pihak keluarga sudah menerima. Ini dilakukan agar lebih terkontrol mengingat keluarga memiliki kontak erat dan mereka akan dilakukan rapid test. Kami juga sementara mendata kontak erat yang lain,” kunci Thungari. (wan)

MANADOPOST.ID- Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Kepulauan Sangihe dr Jopy Thungari mengumumkan, telah dilakukan rapid test kedua setelah 10 hari dilakukan karantina terhadap lima ODP (orang dalam pemantauan). Dua ODP hasilnya reaktif Covid-19. Namun meski demikian kata Thungari, bukan berarti kedua ODP ini mengindap Covid-19.

“Intinya kita belum bisa mengatakan ini sudah positif. Untuk menentukan apakah mereka positif terjangkit virus corona harus dilanjutkan dengan pemeriksaan swab test. Karena ada yang lain rapid test nya negatif tapi swab testnya positif sehingga harus menunggu swab test,” tegas Thungari, Selasa (14/4) malam di Kantor Dinkes Sangihe.

Lanjut dia, untuk status dua pasien usia 30-an ini masih ODP, karena masih sehat dan tidak menunjukan gejala apapun.

“Mereka memiliki riwayat perjalanan yang panjang yakni dari luar daerah seperti Jakarta dan dua ODP tersebut malam ini akan dipindahkan dari RSU Liun Paduli ke RSUD Liung Kendage Tahuna. Besok pagi akan diambil apus tenggorokan dan nantinya akan dikirim langsung ke Makassar untuk melakukan swab guna memastikan apakah mereka terinfeksi Covid-19 atau tidak.

Thungari menambahkan, tadi juga Tim Gugus sudah melakukan upaya pendekatan ke pihak keluarga yang berjumlah enam orang, untuk diajak dikarantina di tempat yang sudah disediakan pemerintah.

“Pihak keluarga sudah menerima. Ini dilakukan agar lebih terkontrol mengingat keluarga memiliki kontak erat dan mereka akan dilakukan rapid test. Kami juga sementara mendata kontak erat yang lain,” kunci Thungari. (wan)

Most Read

Artikel Terbaru

/