31.4 C
Manado
Jumat, 30 Juli 2021

Ada Lubang Galian di Bantaran Sungai Maselihe, Aktivitas PETI di Sangihe Ternyata Masih Banyak

MANADOPOST.ID – Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Kabupaten Kepulauan Sangihe sepertinya masih banyak. Hal ini diketahui setelah ditemukan PETI di Kampung Kendahe II Kecamatan Kendahe. Tepatnya di area hutan lindung bantaran sungai Maselihe.

Lokasinya sendiri berada di tempat yang agak sulit dijangkau. Pertama harus ke pintu masuk ke lubang galian dari arah Tahuna-Kendahe yang berada di sebelah kanan sebelum jembatan Maselihe.

Kemudian dari jalan raya, sekitar kurang lebih 200 meter untuk turun ke lokasi. Dengan melewati jalan yang cukup terjal kemudian melewati area sungai dan langsung terlihat lokasi galian yang sudah dipasang police line.

Selasa (13/7) pukul 08.30 Wita, sudah dilakukan Patroli Gabungan dari Polsek Kendahe dan Koramil 1301-06 Kendahe serta Kapitalaung Kampung Kendahe II bersama empat orang masyarakat dengan meninjau lokasi secara langsung.

Kapolsek Kendahe Ipda Putut Wiyono SH menjelaskan, berdasarkan laporan masyarakat adanya aktivitas diduga pertambangan ilegal sehingga pihak Polsek bersama Koramil Kendahe langsung turun lapangan untuk meninjau lokasi.

“Dan ternyata benar adanya aktivitas diduga PETI karena ditemui lubang galian. Namun pekerjanya tidak ada di lokasi,” jelas Kapolsek.

Ada beberapa barang bukti yang diamankan. Antara lain 30 karung material siap diolah, pipa dan selang air 2 buah, peralatan dapur, terpal 4 X 6,1 buah, alat pengali linggis, pacul dan martil 5 kg 1 buah serta mesin pompa air 1 unit. (sriwani)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru