24.4 C
Manado
Wednesday, 22 March 2023

Anggaran Kemenhub Minim, Trayek Tol Laut ke Sangihe Berubah

MANADOPOST.ID – Pelaksanaan program tol laut di tahun 2023 dipastikan akan berbeda dengan tahun 2022 lalu. Dimana untuk trayek Kapal Tol Laut H1 yang sebelumnya hanya Surabaya-Makasar-Tahuna, namun saat ini ditambah dengan Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara.

Sekretaris Dinas Perindag Sangihe Fera Masora menjelaskan, sesuai hasil zoom meeting dengan Kementerian Perhubungan dan PT Pelni sebagai operator Kapal Tol Laut, untuk trayek Kapal Tol Laut H1 ditambah dengan Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara.

“Alasan perubahan trayek ini karena anggaran di Kementerian Perhubungan Mimim di tahun ini,” jelas Masora.

Tak hanya itu lanjut dia, akibat minimnya anggaran jadwal yang diberikan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk tol laut ini hanya sampai dengan bulan April 2023. Jadi Kapal Tol Laut hanya sebulan sekali akan masuk di Kabupaten Sangihe sampai April mendatang. Sehingga berdasarkan arahan dari pusat, jika daerah-daerah masih membutuhkan tol laut agar segera menyurat untuk penambahan anggaran.

Baca Juga:  Hingga September 2022, UPP Kelas II Tahuna Sita Ribuan BBM Ilegal di Kapal Penumpang
1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Dan memang Dinas Perindag selaku dinas yang dipercayakan Pemerintah Kabupaten untuk pengawasan barang di Kapal Tol Laut sudah membuat surat langsung ke pak presiden terkait dengan tambahan anggaran di Kemenhub. Surat tersebut tinggal menunggu tanda tangan ibu pejabat,” beber Sekretaris Dinas ini.

Karena memang tambah dia, bisa dilihat sendiri program tol laut ini sangat membantu untuk masyarakat di daerah tertinggal, terpencil dan terluar seperti di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Karena berdasarkan realita bahwa stock barang penting dan barang lainnya di Sangihe selalu ada karena pelayanan tol laut.

“Sehingga kami berupaya apapun yang terjadi Kapal Tol Laut harus tetap masuk di Kabupaten Kepulauan Sangihe,” kunci Masora. (sriwani adolong)

Baca Juga:  167 Pelanggar Lalulintas di Sangihe Terjaring Ops Keselamatan 2023, Terbanyak Karena Tak Punya STNK

MANADOPOST.ID – Pelaksanaan program tol laut di tahun 2023 dipastikan akan berbeda dengan tahun 2022 lalu. Dimana untuk trayek Kapal Tol Laut H1 yang sebelumnya hanya Surabaya-Makasar-Tahuna, namun saat ini ditambah dengan Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara.

Sekretaris Dinas Perindag Sangihe Fera Masora menjelaskan, sesuai hasil zoom meeting dengan Kementerian Perhubungan dan PT Pelni sebagai operator Kapal Tol Laut, untuk trayek Kapal Tol Laut H1 ditambah dengan Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara.

“Alasan perubahan trayek ini karena anggaran di Kementerian Perhubungan Mimim di tahun ini,” jelas Masora.

Tak hanya itu lanjut dia, akibat minimnya anggaran jadwal yang diberikan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk tol laut ini hanya sampai dengan bulan April 2023. Jadi Kapal Tol Laut hanya sebulan sekali akan masuk di Kabupaten Sangihe sampai April mendatang. Sehingga berdasarkan arahan dari pusat, jika daerah-daerah masih membutuhkan tol laut agar segera menyurat untuk penambahan anggaran.

Baca Juga:  Stok Obat di 17 Puskesmas Sangihe Dipastikan Aman

“Dan memang Dinas Perindag selaku dinas yang dipercayakan Pemerintah Kabupaten untuk pengawasan barang di Kapal Tol Laut sudah membuat surat langsung ke pak presiden terkait dengan tambahan anggaran di Kemenhub. Surat tersebut tinggal menunggu tanda tangan ibu pejabat,” beber Sekretaris Dinas ini.

Karena memang tambah dia, bisa dilihat sendiri program tol laut ini sangat membantu untuk masyarakat di daerah tertinggal, terpencil dan terluar seperti di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Karena berdasarkan realita bahwa stock barang penting dan barang lainnya di Sangihe selalu ada karena pelayanan tol laut.

“Sehingga kami berupaya apapun yang terjadi Kapal Tol Laut harus tetap masuk di Kabupaten Kepulauan Sangihe,” kunci Masora. (sriwani adolong)

Baca Juga:  Seorang Penumpang KM Saint Mary Diduga Melompat ke Laut

Most Read

Artikel Terbaru