22.4 C
Manado
Monday, 3 October 2022

Puskesmas Pembantu Pulau Terluar Sangihe Bakal Direhab, Kapitalaung Diminta Masukan Proposal

MANADOPOST.ID – Menyambangi pulau terluar di Kabupaten Kepulauan Sangihe selama dua hari sejak Selasa (20/9) hingga Rabu (22/9), Penjabat Bupati Kepulauan Sangihe dr Rinny Silangen Tamuntuan berupaya akan memperhatikan penanganan kesehatan yang ada di Pulau Terluar Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Masalah ini terungkap saat Penjabat Bupati meninjau langsung keadaan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kampung Matutuang dan permintaan masyarakat Kampung Kawio saat melakukan tatap muka bersama penjabat bupati di Kampung Marore Kecamatan Kepulauan Marore.

“Jadi ada hal prioritas yang menjadi kebutuhan dasar di wilayah pulau yakni penanganan kesehatan, karena hal ini sangat penting untuk masyarakat pulau yang notabene jauh dari RSD Liun Kendage Tahuna,” kata Tamuntuan.

Baca Juga:  Vaksinasi Covid-19 Aman dan Lancar, Warga: Terima Kasih Lanal Tahuna

Lanjut dia, keadaan bangunan pustu dan ketersediaan tenaga kesehatan serta pelayanan seperti Puskesmas Keliling (Pusling) Air untuk merujuk masyarakat ke Puskesmas Marore sangat diperlukan dan akan menjadi prioritas.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Memang di Pustu baik Matutuang dan Kawio itu dikeluhkan tidak ada SDM seperti tenaga bidan sehingga jika ada tindakan-tindakan kebidanan itu harus dirujuk ke Marore,” jelas wanita yang berprofesi sebagai dokter ini.

Diapun meminta masing-masing Kepala Kampung agar memasukan proposal, karena di tahun 2023 mendatang ada anggaran untuk Pustu di seluruh Sangihe termasuk yang ada di pulau terluar.

“Jadi ada anggaran di tahun 2023 mendatang untuk rehab total Pustu dan juga untuk kebutuhan SDM baik itu perawat maupun bidan,” pungkas Tamuntuan. (sriwani adolong)

Baca Juga:  DPRD Sangihe Gelar Paripurna Penutupan Masa Sidang I dan Pembukaan Masa Sidang II Tahun 2021/2022

MANADOPOST.ID – Menyambangi pulau terluar di Kabupaten Kepulauan Sangihe selama dua hari sejak Selasa (20/9) hingga Rabu (22/9), Penjabat Bupati Kepulauan Sangihe dr Rinny Silangen Tamuntuan berupaya akan memperhatikan penanganan kesehatan yang ada di Pulau Terluar Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Masalah ini terungkap saat Penjabat Bupati meninjau langsung keadaan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kampung Matutuang dan permintaan masyarakat Kampung Kawio saat melakukan tatap muka bersama penjabat bupati di Kampung Marore Kecamatan Kepulauan Marore.

“Jadi ada hal prioritas yang menjadi kebutuhan dasar di wilayah pulau yakni penanganan kesehatan, karena hal ini sangat penting untuk masyarakat pulau yang notabene jauh dari RSD Liun Kendage Tahuna,” kata Tamuntuan.

Baca Juga:  DPRD Sangihe Gelar Paripurna Penutupan Masa Sidang I dan Pembukaan Masa Sidang II Tahun 2021/2022

Lanjut dia, keadaan bangunan pustu dan ketersediaan tenaga kesehatan serta pelayanan seperti Puskesmas Keliling (Pusling) Air untuk merujuk masyarakat ke Puskesmas Marore sangat diperlukan dan akan menjadi prioritas.

“Memang di Pustu baik Matutuang dan Kawio itu dikeluhkan tidak ada SDM seperti tenaga bidan sehingga jika ada tindakan-tindakan kebidanan itu harus dirujuk ke Marore,” jelas wanita yang berprofesi sebagai dokter ini.

Diapun meminta masing-masing Kepala Kampung agar memasukan proposal, karena di tahun 2023 mendatang ada anggaran untuk Pustu di seluruh Sangihe termasuk yang ada di pulau terluar.

“Jadi ada anggaran di tahun 2023 mendatang untuk rehab total Pustu dan juga untuk kebutuhan SDM baik itu perawat maupun bidan,” pungkas Tamuntuan. (sriwani adolong)

Baca Juga:  Kepala Dikbud Sangihe Jamin Upah GSM Tetap Akan Dibayar

Most Read

Artikel Terbaru

/