23.4 C
Manado
Saturday, 4 February 2023

Atasi Dampak Inflasi di Sangihe, Pemkab Gencar Gaungkan Mahi’e Mesuang

MANADOPOST.ID – Program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sangihe Mahi’e Mesuang (Mari Menanam) oleh Penjabat Bupati Kepulauan Sangihe dr Rinny Tamuntuan terus digaungkan.

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Daerah Sangihe Golfried Pella mengungkapkan, pasca pencanangan gerakan Mahi’e Mesuang melalui penanaman perdana bantuan sosial penanggulangan dampak inflasi di Sangihe akhir tahun 2022 lalu di Kecamatan Tahuna Barat, kini para kelompok tani (Poktan) di berbagai kampung tengah mempersiapkan lahan untuk mulai menanam.

“Jadi bantuan sosial untuk penanganan dampak inflasi ini telah diberikan bagi 20 Poktan yang tersebar di berbagai Kecamatan, dengan bantuan senilai Rp 25 juta per Poktan.
Dan sesuai dengan surat perjanjian kerjasama dengan petani, uang tersebut dibelanjakan untuk pembelian benih hortikultura dan pupuk.

Baca Juga:  Hukuman Bertambah Usai Kasasi di MA, Mantan Kadis di Sangihe Dipidana Penjara 1 Tahun

Jadi lanjut dia, pada akhir Desember lalu semua Poktan sudah bergerak membeli benih hortikultura dan pupuk. Dan saat ini, Poktan sementara mempersiapkan lahan.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Ada laporan masuk sudah dua kelompok yang sudah menanam. Sementara yang lain masih mempersiapkan lahan. Dan dipastikan pada bulan depan semua kelompok sudah akan melakukan penanaman,” jelasnya.

Nantinya, pihak Distan akan melakukan monitoring ke lapangan terkait perkembangan program Mahi’e Mesuang dan penyuluh pertanian akan melakukan pendampingan bagi Poktan ini.

“Di tahun 2023 ini, kami juga sudah melakukan komunikasi dengan Distan Provinsi, ada kemungkinan Kabupaten Sangihe akan kembali mendapatkan bantuan dari Provinsi, karena kami telah memasukan beberapa proposal permintaan bantuan tanaman hortikultura dan juga bantuan peternakan,” kunci Pella. (sriwani adolong)

Baca Juga:  Total Rp257 Jutaan Disiapkan Bagi Mahasiswa Sangihe yang Kurang Mampu

MANADOPOST.ID – Program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sangihe Mahi’e Mesuang (Mari Menanam) oleh Penjabat Bupati Kepulauan Sangihe dr Rinny Tamuntuan terus digaungkan.

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Daerah Sangihe Golfried Pella mengungkapkan, pasca pencanangan gerakan Mahi’e Mesuang melalui penanaman perdana bantuan sosial penanggulangan dampak inflasi di Sangihe akhir tahun 2022 lalu di Kecamatan Tahuna Barat, kini para kelompok tani (Poktan) di berbagai kampung tengah mempersiapkan lahan untuk mulai menanam.

“Jadi bantuan sosial untuk penanganan dampak inflasi ini telah diberikan bagi 20 Poktan yang tersebar di berbagai Kecamatan, dengan bantuan senilai Rp 25 juta per Poktan.
Dan sesuai dengan surat perjanjian kerjasama dengan petani, uang tersebut dibelanjakan untuk pembelian benih hortikultura dan pupuk.

Baca Juga:  Pos Perwakilan TNI AU di Sangihe Dibangun Bertahap, Akan Dikembangkan Jadi Detasemen

Jadi lanjut dia, pada akhir Desember lalu semua Poktan sudah bergerak membeli benih hortikultura dan pupuk. Dan saat ini, Poktan sementara mempersiapkan lahan.

“Ada laporan masuk sudah dua kelompok yang sudah menanam. Sementara yang lain masih mempersiapkan lahan. Dan dipastikan pada bulan depan semua kelompok sudah akan melakukan penanaman,” jelasnya.

Nantinya, pihak Distan akan melakukan monitoring ke lapangan terkait perkembangan program Mahi’e Mesuang dan penyuluh pertanian akan melakukan pendampingan bagi Poktan ini.

“Di tahun 2023 ini, kami juga sudah melakukan komunikasi dengan Distan Provinsi, ada kemungkinan Kabupaten Sangihe akan kembali mendapatkan bantuan dari Provinsi, karena kami telah memasukan beberapa proposal permintaan bantuan tanaman hortikultura dan juga bantuan peternakan,” kunci Pella. (sriwani adolong)

Baca Juga:  Guskamla di Sangihe Bakal Perkuat Sektor Pemerintahan, Pertahanan dan Ekonomi

Most Read

Artikel Terbaru