25.4 C
Manado
Senin, 4 Juli 2022

Jumlah Lakalantas Meningkat, Satlantas Res Sangihe Gelar Operasi di Lokasi Rawan

MANADOPOST.ID — Berdasarkan hasil evaluasi pada bulan Juli hingga 20 Agustus, jumlah kecelakaan lalulintas (Lakalantas) di Sangihe cukup meningkat. Sehingga Satuan Lalulintas Polres Sangihe menggelar operasi rutin yang ditingkatkan, sekaligus juga Yustisi.

Kasat Lantas Polres Sangihe AKP Duwi Galih Prasetiawan menyebutkan sudah ada 10 kasus lakalantas yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Sangihe berdasarkan
hasil evaluasi pada bulan Juli hingga 20 Agustus.

“Dan acap kali ditemukan yakni pengendara yang belum cukup umur dan tidak memiliki SIM,” jelasnya.

Ada juga lanjut Duwi, Lakalantas tunggal yang setelah diteliti ternyata diakibatkan oleh masalah teknis kendaraan.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Antara lain ban sudah tidak layak pakai yang masih dipasang, kendaraan yang tidak dilengkapi dengan lampu, dan kendaraan tanpa spion, yang tentu berpotensi besar pada kejadian Lakalantas,” beber kasat.

Disentil terkait waktu pelaksanaan operasi, Kasat menyebutkan akan menggelar kegiatan ini selama beberapa hari kedepan, untuk mengurangi angka kecelaksaan dan pelanggaran protokol kesehatan.

“Karna bentuknya operasi rutin, maka akan kami lakukan setiap hari dengan lokasi berpindah-pindah, sesuai lokasi-lokasi yang rawan terjadi lakalantas,” tandasnya. (sriwani)

MANADOPOST.ID — Berdasarkan hasil evaluasi pada bulan Juli hingga 20 Agustus, jumlah kecelakaan lalulintas (Lakalantas) di Sangihe cukup meningkat. Sehingga Satuan Lalulintas Polres Sangihe menggelar operasi rutin yang ditingkatkan, sekaligus juga Yustisi.

Kasat Lantas Polres Sangihe AKP Duwi Galih Prasetiawan menyebutkan sudah ada 10 kasus lakalantas yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Sangihe berdasarkan
hasil evaluasi pada bulan Juli hingga 20 Agustus.

“Dan acap kali ditemukan yakni pengendara yang belum cukup umur dan tidak memiliki SIM,” jelasnya.

Ada juga lanjut Duwi, Lakalantas tunggal yang setelah diteliti ternyata diakibatkan oleh masalah teknis kendaraan.

“Antara lain ban sudah tidak layak pakai yang masih dipasang, kendaraan yang tidak dilengkapi dengan lampu, dan kendaraan tanpa spion, yang tentu berpotensi besar pada kejadian Lakalantas,” beber kasat.

Disentil terkait waktu pelaksanaan operasi, Kasat menyebutkan akan menggelar kegiatan ini selama beberapa hari kedepan, untuk mengurangi angka kecelaksaan dan pelanggaran protokol kesehatan.

“Karna bentuknya operasi rutin, maka akan kami lakukan setiap hari dengan lokasi berpindah-pindah, sesuai lokasi-lokasi yang rawan terjadi lakalantas,” tandasnya. (sriwani)

Most Read

Artikel Terbaru

/