23.4 C
Manado
Thursday, 8 December 2022

Tak Dihuni, 9 Unit Rumah Pengungsi Terancam Ditarik BPBD Sangihe

MANADOPOST.ID – Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sangihe menarik kembali 9 unit rumah pengungsi yang tidak ditempati penerima bantuan.

“Kami tarik kembali rumah pengungsi yang sampai saat ini belum ditempati oleh penerima bantuan,” kata Kaban BPBD Wandu Labesi.

Menurut dia, pasca bencana alam yang melanda Kabupaten Sangihe pada tahun 2016, ada sejumlah keluarga yang kehilangan rumah sehingga Pemerintah Kabupaten Sangihe pada tahun 2017 telah membangun 78 unit rumah untuk para korban bencana.

“Rumah tersebut berada di Kelurahan Kolongan Mitung Kecamatan Tahuna Barat sebanyak 63 unit dan di Lelepu Kelurahan Mahena Kecamatan Tahuna sebanyak 15 unit,” jelasnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Namun sampai saat ini, lanjut dia, masih ada sembilan unit rumah yang belum ditempati oleh para pengungsi selaku korban bencana. Pastinya BPBD telah menginformasikan kepada sembilan keluarga penerima bantuan agar segera menempati rumah tersebut.

Baca Juga:  Di Hari yang Sama Sebelum Meninggal, Ternyata Wabup Helmud Masih Sempat Perjuangkan Kesejahteraan Masyarakat Sangihe

“Kami memberikan waktu selama satu bulan kepada sembilan keluarga untuk menempati rumah pengungsi agar tidak rusak,” beber Labesi.

Mantan Kadispora Sangihe ini juga menambahkan, Ketika dalam waktu yang ditentukan masih tidak difungsikan maka rumah tersebut akan ditarik kembali oleh BPBD dan akan diberikan kepada keluarga lain yang membutuhkan.

“BPBD kembali mengimbau kepada sembilan keluarga sebagai korban bencana agar segera menempati rumah pengungsi yang sudah disiapkan oleh pemerintah,” pungkasnya. (sriwani adolong)

MANADOPOST.ID – Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sangihe menarik kembali 9 unit rumah pengungsi yang tidak ditempati penerima bantuan.

“Kami tarik kembali rumah pengungsi yang sampai saat ini belum ditempati oleh penerima bantuan,” kata Kaban BPBD Wandu Labesi.

Menurut dia, pasca bencana alam yang melanda Kabupaten Sangihe pada tahun 2016, ada sejumlah keluarga yang kehilangan rumah sehingga Pemerintah Kabupaten Sangihe pada tahun 2017 telah membangun 78 unit rumah untuk para korban bencana.

“Rumah tersebut berada di Kelurahan Kolongan Mitung Kecamatan Tahuna Barat sebanyak 63 unit dan di Lelepu Kelurahan Mahena Kecamatan Tahuna sebanyak 15 unit,” jelasnya.

Namun sampai saat ini, lanjut dia, masih ada sembilan unit rumah yang belum ditempati oleh para pengungsi selaku korban bencana. Pastinya BPBD telah menginformasikan kepada sembilan keluarga penerima bantuan agar segera menempati rumah tersebut.

Baca Juga:  Proses Vaksinasi Hewan Peliharaan di Sangihe Terkendala Karena Ini …

“Kami memberikan waktu selama satu bulan kepada sembilan keluarga untuk menempati rumah pengungsi agar tidak rusak,” beber Labesi.

Mantan Kadispora Sangihe ini juga menambahkan, Ketika dalam waktu yang ditentukan masih tidak difungsikan maka rumah tersebut akan ditarik kembali oleh BPBD dan akan diberikan kepada keluarga lain yang membutuhkan.

“BPBD kembali mengimbau kepada sembilan keluarga sebagai korban bencana agar segera menempati rumah pengungsi yang sudah disiapkan oleh pemerintah,” pungkasnya. (sriwani adolong)

Most Read

Artikel Terbaru

/