26C
Manado
Rabu, 27 Januari 2021

Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Internet Desa Lambat

MANADOPOST.ID—Penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan internet desa di 101 kampung di Kabupaten Kepulauan Sangihe lambat. Diketahui, anggaran pengadaan internet desa sebesar Rp 6,06 miliar.

Ketua Tim Investigasi Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPN RI) Darwis Saselah meminta Polres Sangihe harus konsisten dengan penanganan kasus dugaan korupsi.

“Sejak awal tahun, kasus dugaan korupsi pengadaan internet desa ini sudah melalui proses penyelidikan Polres Sangihe. Dan akan sangat disayangkan hingga dipenghujung tahun anggaran 2020 belum ada kejelasan sampai sejauh mana keseriusan Polres Sangihe menuntaskannya,” kata Saselah.

Terpisah, Kapolres Sangihe AKBP Tony Budhi Susetyo SIK ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya akan serius dalam memproses kasus ini dan melibatkan beberapa kepala desa, dan sudah seratus lebih kepala desa yang diperiksa untuk mengetahui berapa kerugian negara.

“Kami serius untuk menanggani kasus dugaan korupsi ini,” tegas Susetyo.

Lanjut dia, pihaknya sudah mengajukan audit ke BPKP dan sudah melimpakan ke Aparat Pengawasan Interen Pemerintah (APIP). Bahkan juga telah menawarkan ke Inspektorat untuk melakukan back up bila diperlukan.

“Jika Inspektorat memerlukan back up dari kami, kami akan back up dan lanjutkan ke proses penyidikan, tetapi jika Inspektorat bisa mengembalikan kerugian negara ya itu tidak jadi masalah, tapi memang dikasus ini ada kerugian negara yang harus dituntaskan,” pungkas Susetyo. (ite)

Artikel Terbaru