32C
Manado
Kamis, 15 April 2021

Sitaro Masih Terpakan PPKM

MANADOPOST.ID—Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019, yang sebagian besar diterapkan di hampir seluruh wilayah Indonesia salah satunya di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).

Hal tersebut menjadi perharian dari pemerintah di Bumi Karangetang Mandolokang Kolo-kolo terkait dengan penerapan kebijakan pusat dalam rangka menekan kasus penyebaran virus corona.

“Hal tersebut telah diterapkan di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro. Dimana hal itu pun telah menjadi penegasan pimpinan daerah,” tutur Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Sitaro Bob CH Wuaten yang juga Wakil Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19, Bob Ch Wuaten.

Menurut Bob sapaan akrabnya, bahwa terkait dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019, telah diterapkan di Kepulauan Sitaro sejak penyebaran Covid-19 telah ditetapkan pandemi atau sebagai wabah penyakit yang terjadi secara luas di seluruh dunia termasuk Indonesia.

“Oleh karenanya setelah mendapatkan informasi tersebut maka pemerintah Kepulauan Sitaro melaksanakan rapat bersama tim satgas yang dipimpin oleh pimpinan satgas. Dan pimpinan satgas telah menyampaikan ke semua aparat di pemerintahan di wilayah Negeri 47 agar menindaklanjuti kebijakan tersebut,”ucap Bob beberapa waktu lalu.

Pun diketahui, kebijakan terkait proses pengawasan ketat di Bumi Karangetang Mandolokang Kolo-kolo hingga saat ini masih terus dilaksanakan mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, dan tingkat desa serta kelurahan, terlebih kepada para pelaku perjalanan dari luar daerah Kepulauan Sitaro.

Dimana, menjadi salah satu syarat adalah bagi para pelaku perjalanan wajib swab antigen ketika baru tiba di daerah Kepulauan Sitaro. Bob pun menegaskan, bahwa pemerintah daerah sangat serius dengan upaya preventif agar virus corona tak menyebar di Negeri 47 pulau ini. Oleh karenanya, menjadi kunci dalam menekan angka kasus terkonfirmasi virus corona maka perlu dukungan dari seluruh masyarakat di Bumi Karangetang Mandolokang Kolo-kolo.

“Dukungan dari masyarakat juga tidak kalah pentingnya dalam perihal penetapan pelaksanaan protokol kesehatan dengan secara disiplin menerapkan 3M yakni memakai makser, mencuci tangan di air bersih yang mengalir dan menggunakan sabun, serta menjaga jarak. Ini akan menjadi kunci keberhasilan dalam menekan penyebaran virus corona di Kepulauan Sitaro,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Sitaro Evangelian Sasingen terus mengimbau kepada seluruh camat yang tersebar di Bumi Karamando agar terus mensosialisasikan protokol kesehatan dengan terus menerapkan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun menggunakan air bersih yang mengalir.

“Pun diimbau untuk terus melakukan pengawasan ketat di masing-masing wilayah. Dan juga bagi seluruh masyarakat agar tetap displin menerapkan 3M untuk mencegah penyebaran virus corona di Negeri 47 Pulau yang kita cintai ini,” tambah bupati. (cw-04/ewa)

Artikel Terbaru