24.4 C
Manado
Rabu, 10 Agustus 2022

Pengawasan Pelabuhan Sitaro Kembali Diperketat

MANADOPOST.ID—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) melalui Tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 terus berupaya untuk mengurai kepadatan atau kerumunan di Pelabuhan Ulu Siau Kecamatan Siau Timur (Sitim) dengan tidak melakukan pencatatan penumpang.

Hal ini dilakukan pemerintah, karena adanya keluhan masyarakat kepada Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 terkait dengan pencatatan yang mengakibatkan terjadinya kerumunan di ruang tunggu Pelabuhan Ulu Siau.

Sehingga pada Senin lalu pemerintah kabupaten melaksanakan rapat koordinasi yang di pimpin oleh Bupati Kepulauan Sitaro Evangelian Sasingen yang juga Ketua Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 dan didampingi Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Sitaro Jhon Heit Palandung, serta Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kepulauan Sitaro Herry Bogar membahas terkait belum optimalnya pengaturan pemeriksaan dan pengamanan di area Pelabuhan terhadap kedatangan pelaku perjalanan, sehingga adanya keluhan masyarakat lewat media sosial terkait pemeriksaan kedatangan di Pelabuhan yang tersebar di Kabupaten Kepulauan Sitaro.

“Sehingga mulai saat ini tidak ada lagi pencatatan penumpang. Itu sumber informasinya dari dinas kesehatan berdasarkan hasil rapat,” ungkap Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kepulauan Sitaro Richard Sasombo yang juga tergabung dalam Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Lanjut Sasombo, dalam pelaksanaan Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 di Pelabuhan Ulu Siau yang bertugas yakni dari Dinas Kesehatan (Dinkes), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar), dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta TNI Polri. Semua tim satgas yang tergabung masing-masing menjalankan tugas mereka. “Memang untuk penjagaan di pintu masuk (pelabuhan, red) Kepulauan Sitaro makin dioptimalkan,” ujarnya.

Untuk saat ini lanjut Sasombo, setiap penumpang yang baru turun dari kapal langsung diawasi oleh Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk menghindari jangan sampai ada masyarakat yang langsung pulang ke rumah tanpa melalui serangkaian pemeriksaan di Pelabuhan Ulu Siau Kecamatan Siau Timur (Sitim).

Hal ini tentu dilakukan pemerintah untuk menghindari atau mencegah terjadinya penyebaran virus corona di Bumi Mandolokang Kolo-kolo ini. “Karena beberapa waktu lalu sempat terjadi peristiwa di mana pelaku perjalanan saat tiba di Pelabuhan Ulu Siau langsung pulang ke rumah, tanpa melewati serangkaian pemeriksaan dari Tim Satgas Perceatan Penanganan Covid-19. Namun mereka di jemput oleh Tim Satgas,” beber Sasombo.

Oleh karenanya, maka pemerintah lewat Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 terus berupaya agar para pelaku perjalanan dari luar daerah dapat diawasi dengan ketat sampai mereka melewati serangkaian pemeriksaan.

“Setiap penumpang atau pelaku perjalanan diskrening suhu tubuh, dan diadakan pemeriksaan dokumen perjalanan. Bagi pelaku perjalanan yang tidak ada notifikasi perjalanan dilakukan rapid tes antigen oleh Tim Satgas Percepatanan Penanganan Covid-19,” beber Sasombo.

Terpisah Bupati Kepulauan Sitaro Evangelian Sasingen menyampaikan, bahwa pelaksanaan tugas Tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Tahun 2021 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) akan lebih mengoptimalkan pelaksanaan tugas Satgas sehubungan dengan pemeriksaan terhadap pelaku perjalanan.

“Dan diimbau kepada Tim satgas yang bertugas di lapangan seperti di pelabuhan, agar memperhatikan jarak setiap penumpang. Yang pasti pemerintah akan berusaha semaksimal mungkin untuk tetap mengatur setiap pelaku perjalanan yang tiba di Pelabuhan Sitaro agar semuanya memiliki jarak. Dengan demikian maka penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona di Kepulauan Sitaro berjalan baik,” kunci Sasingen. (cw-04/ewa)

MANADOPOST.ID—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) melalui Tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 terus berupaya untuk mengurai kepadatan atau kerumunan di Pelabuhan Ulu Siau Kecamatan Siau Timur (Sitim) dengan tidak melakukan pencatatan penumpang.

Hal ini dilakukan pemerintah, karena adanya keluhan masyarakat kepada Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 terkait dengan pencatatan yang mengakibatkan terjadinya kerumunan di ruang tunggu Pelabuhan Ulu Siau.

Sehingga pada Senin lalu pemerintah kabupaten melaksanakan rapat koordinasi yang di pimpin oleh Bupati Kepulauan Sitaro Evangelian Sasingen yang juga Ketua Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 dan didampingi Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Sitaro Jhon Heit Palandung, serta Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kepulauan Sitaro Herry Bogar membahas terkait belum optimalnya pengaturan pemeriksaan dan pengamanan di area Pelabuhan terhadap kedatangan pelaku perjalanan, sehingga adanya keluhan masyarakat lewat media sosial terkait pemeriksaan kedatangan di Pelabuhan yang tersebar di Kabupaten Kepulauan Sitaro.

“Sehingga mulai saat ini tidak ada lagi pencatatan penumpang. Itu sumber informasinya dari dinas kesehatan berdasarkan hasil rapat,” ungkap Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kepulauan Sitaro Richard Sasombo yang juga tergabung dalam Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19.

Lanjut Sasombo, dalam pelaksanaan Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 di Pelabuhan Ulu Siau yang bertugas yakni dari Dinas Kesehatan (Dinkes), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar), dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta TNI Polri. Semua tim satgas yang tergabung masing-masing menjalankan tugas mereka. “Memang untuk penjagaan di pintu masuk (pelabuhan, red) Kepulauan Sitaro makin dioptimalkan,” ujarnya.

Untuk saat ini lanjut Sasombo, setiap penumpang yang baru turun dari kapal langsung diawasi oleh Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk menghindari jangan sampai ada masyarakat yang langsung pulang ke rumah tanpa melalui serangkaian pemeriksaan di Pelabuhan Ulu Siau Kecamatan Siau Timur (Sitim).

Hal ini tentu dilakukan pemerintah untuk menghindari atau mencegah terjadinya penyebaran virus corona di Bumi Mandolokang Kolo-kolo ini. “Karena beberapa waktu lalu sempat terjadi peristiwa di mana pelaku perjalanan saat tiba di Pelabuhan Ulu Siau langsung pulang ke rumah, tanpa melewati serangkaian pemeriksaan dari Tim Satgas Perceatan Penanganan Covid-19. Namun mereka di jemput oleh Tim Satgas,” beber Sasombo.

Oleh karenanya, maka pemerintah lewat Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 terus berupaya agar para pelaku perjalanan dari luar daerah dapat diawasi dengan ketat sampai mereka melewati serangkaian pemeriksaan.

“Setiap penumpang atau pelaku perjalanan diskrening suhu tubuh, dan diadakan pemeriksaan dokumen perjalanan. Bagi pelaku perjalanan yang tidak ada notifikasi perjalanan dilakukan rapid tes antigen oleh Tim Satgas Percepatanan Penanganan Covid-19,” beber Sasombo.

Terpisah Bupati Kepulauan Sitaro Evangelian Sasingen menyampaikan, bahwa pelaksanaan tugas Tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Tahun 2021 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) akan lebih mengoptimalkan pelaksanaan tugas Satgas sehubungan dengan pemeriksaan terhadap pelaku perjalanan.

“Dan diimbau kepada Tim satgas yang bertugas di lapangan seperti di pelabuhan, agar memperhatikan jarak setiap penumpang. Yang pasti pemerintah akan berusaha semaksimal mungkin untuk tetap mengatur setiap pelaku perjalanan yang tiba di Pelabuhan Sitaro agar semuanya memiliki jarak. Dengan demikian maka penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona di Kepulauan Sitaro berjalan baik,” kunci Sasingen. (cw-04/ewa)

Most Read

Artikel Terbaru

/