23.4 C
Manado
Selasa, 16 Agustus 2022

2.858 UMKM di Sitaro Kecipratan 6 Miliar

SITARO- Sebanyak 2.858 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) kecipratan dana sebesar Rp 6,204,000,000. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Sitaro Eddy Salindeho, kemarin.

Menurut Salindeho, jumlah penerima pelaku UMKM yang fiks di Kabupaten Kepulauan Sitaro berdasarkan hasil verifikasi dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sebanyak 2.585 penerima.
“Jadi setiap penerima mendapatkan 2,4 juta per UMKM,” ungkap Salindeho.

Dia menyebutkan, itu akan diterima selama dua bulan mulai dari bulan Oktober dan November, sehingga total semuanya ada Rp12,408,000,000.
“Dan bantuan ini langsung dari pemerintah pusat. Pun bantuan tersebut telah disalurkan melalui BRI sejak Oktober hingga November ini,” ujarnya.

“Dana bantuan langsung tunai bagi pelaku UMKM diberikan kepada warga yang terdampak Covid-19 ini, dalam mempercepat Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat pandemi virus corona yang hampir mempengaruhi berbagai aspek,” pungkasnya. (cw-04/ite)

SITARO- Sebanyak 2.858 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) kecipratan dana sebesar Rp 6,204,000,000. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Sitaro Eddy Salindeho, kemarin.

Menurut Salindeho, jumlah penerima pelaku UMKM yang fiks di Kabupaten Kepulauan Sitaro berdasarkan hasil verifikasi dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sebanyak 2.585 penerima.
“Jadi setiap penerima mendapatkan 2,4 juta per UMKM,” ungkap Salindeho.

Dia menyebutkan, itu akan diterima selama dua bulan mulai dari bulan Oktober dan November, sehingga total semuanya ada Rp12,408,000,000.
“Dan bantuan ini langsung dari pemerintah pusat. Pun bantuan tersebut telah disalurkan melalui BRI sejak Oktober hingga November ini,” ujarnya.

“Dana bantuan langsung tunai bagi pelaku UMKM diberikan kepada warga yang terdampak Covid-19 ini, dalam mempercepat Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat pandemi virus corona yang hampir mempengaruhi berbagai aspek,” pungkasnya. (cw-04/ite)

Artikulli paraprakTax Online Tingkatkan PAD
Artikulli tjetërKajari Talaud Targetkan WBK

Most Read

Artikel Terbaru

/